Semua SPPG Diminta Bersiap Penuh untuk MBG Tahun 2026

oleh -295 Dilihat
73cf46b9 373c 4ffe 8dd5 41f4101d9fb7
Pendistribusian MBG di salah satu sekolah Kota Blitar. (Foto: Calvin BT)

KabarBaik.co – Badan Gizi Nasional (BGN) meminta setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk melakukan persiapan penuh menjelang Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan dijalankan kembali di sekolah pada 8 Januari 2026.

“SPPG harus siap,” kata Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang saat dihubungi melalui pesan singkat di Jakarta, Senin (5/1).

Nanik mengemukakan sejauh ini belum ada perubahan jadwal untuk MBG tahun 2026 bagi siswa di sekolah, masih sesuai jadwal yang ditentukan pada akhir Desember 2025 lalu.

“Belum ada perubahan, masih sesuai jadwal,” ujar dia.

Sebelumnya, BGN mencatat telah membangun 19.188 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selama tahun 2025 untuk mendukung Program MBG.

Pada tahap awal pelaksanaan, BGN hanya memulai dengan 190 SPPG untuk membangun fondasi layanan. Capaian tersebut menjadi pijakan awal pelaksanaan MBG pada tahun 2026.

BGN mulai 8 Januari 2026 akan menjalankan kembali Program MBG secara serentak dan melayani sekitar 55,1 juta penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia.

“Tahun 2025 kami gunakan untuk membangun fondasi yang kuat. Dari 190 SPPG di awal tahun hingga 19.188 SPPG di akhir tahun, ini menunjukkan kerja masif dan terukur dalam menyiapkan layanan MBG,” ujar Kepala BGN Dadan Hindayana.

Program MBG di wilayah terdampak bencana seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang dialihkan untuk memenuhi kebutuhan makan para pengungsi, juga terbukti tetap menggerakkan roda perekonomian masyarakat. (ANTARA)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.