KabarBaik.co, Jakarta – Menanggapi perkembangan situasi internasional terkait serangan AS-Israel ke Iran, Anggota DPD RI/MPR RI Achmad Azran mengajak masyarakat Jakarta untuk tetap tenang dan menjaga persatuan di tengah dinamika global yang berkembang.
Pria yang akrab disapa Bang Azran ini menegaskan bahwa setiap konflik internasional tentu menjadi perhatian dunia, namun masyarakat tidak perlu bersikap berlebihan dalam merespons situasi tersebut.
“Saya mengajak seluruh warga Jakarta untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh berbagai informasi yang beredar, baik di media sosial maupun platform lainnya. Situasi internasional memang memanas, tetapi Jakarta harus tetap menjadi rumah yang aman, damai, dan penuh persaudaraan,” ujar Bang Azran, Selasa (3/3).
Pria asli Betawi itu menekankan bahwa Indonesia secara konsisten memegang prinsip politik luar negeri bebas aktif dan mengedepankan diplomasi dalam menyikapi setiap konflik antarnegara.
“Bangsa kita sejak awal berdiri selalu mendorong penyelesaian konflik melalui dialog dan jalur diplomasi. Prinsip kemanusiaan dan perdamaian adalah fondasi yang tidak boleh kita tinggalkan. Mari jaga Jakarta. Jakarta kampung kita,” tegasnya.
Menurut Bang Azran, sebagai kota global dan pusat aktivitas nasional, Jakarta harus menunjukkan kedewasaan dalam menyikapi isu-isu internasional.
“Jakarta adalah barometer nasional. Kita harus menunjukkan ketenangan, kedewasaan, dan solidaritas. Jangan sampai dinamika global justru memicu keresahan atau perpecahan di tingkat lokal. Apalagi di bulan suci Ramadan ini, kita harus saling berpegangan tangan satu kesatuan,” lanjutnya.
Bang Azran juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas sosial dan ekonomi agar aktivitas masyarakat tetap berjalan normal.
“Masyarakat tetap bisa beraktivitas seperti biasa. Pemerintah tentu memantau perkembangan situasi dengan cermat. Yang perlu kita lakukan adalah menjaga ketertiban, memperkuat solidaritas, dan tidak menyebarkan informasi yang belum tentu benar,” katanya.
Pada bagian akhir, Bang Azran menyoroti memanasnya Timur Tengah tersebut sebagai momentum untuk memperkuat kesadaran kolektif akan pentingnya perdamaian dunia.
“Kabar di Timur Tengah ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa konflik bersenjata selalu membawa dampak kemanusiaan yang luas. Kita tentu prihatin atas eskalasi yang terjadi. Namun sebagai warga Jakarta dan bagian dari bangsa Indonesia, sikap terbaik kita adalah mendoakan agar ketegangan segera mereda, serta memastikan kota kita tercinta tetap aman, tertib, dan harmonis,” tutup Bang Azran. (*)






