Sepekan Dirawat di RSUD Bangil, Korban Ledakan Bondet di Pasuruan Meninggal

oleh -775 Dilihat
WhatsApp Image 2025 08 27 at 14.51.38
Rumah yang menjadi lokasi ledakan bondet di Pasuruan rusak parah. (Foto: Zia Ulhaq)

KabarBaik.co – Muhammad Mustofa (28), korban dalam peristiwa ledakan bom ikan (bondet) di rumah Sundari di Desa Ngepoh, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, Rabu (20/8) lalu, meninggal dunia setelah beberapa hari mendapatkan perawatan di RSUD Bangil.

Kabar meninggalnya korban disampaikan Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno, tepat sepekan setelah kejadian ledakan bondet menimpanya. “Tadi mendapatkan informasi bahwa korban ledakan meninggal setelah mendapatkan perawatan medis tepat seminggu,” kata Joko, Rabu (28/8).

Joko menyampaikan, selain pergelangan tangan yang putus, korban juga mengalami luka bakar serius hingga 90 persen lebih di tubuhnya. “Lukanya di sekujur tubuh akibat ledakan, ditambah putus pergelangan tangannya,” ucap Joko. Saat ini jenazah korban masih berada di RSUD Bangil untuk proses penyerahan kepada keluarga.

Sebelumnya, ledakan bom ikan (bondet) yang terjadi di rumah Sundari, warga Ngepoh, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, Rabu (20/8) lalu, terus ditangani polisi. Satreskrim Polres Pasuruan terus mengembangkan penyelidikan dengan menemukan bondet di lokasi dan beberapa barang bukti lainnya.

Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Adimas Firmansyah mengungkapkan, pihaknya terus melakukan penyelidikan. Terutama mengejar penyuplai bahan peledak yang digunakan korban. Dalam peristiwa itu, Muhammad Mustofa (28), cucu pemilik rumah menjadi korban ledakan.

“Kita dalam penyelidikan pelaku penyuplai bahan peledak yang selama ini digunakan korban untuk membuat bondet,” kata Adimas, Jumat (22/8). Menurutnya, kasus ini terus menjadi perhatian seiring korban yang merupakan daftar pencarian orang (DPO) kasus curanmor. Dia diketahui sering menakuti orang lain dengan lemparan bondet. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Zia Ulhaq
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.