KabarBaik.co, Surabaya – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional Kota Surabaya terpantau relatif terkendali. Kepastian ini didapat setelah Tim Monitoring Daging PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda melakukan sidak langsung di Pasar Wonokromo dan Pasar Pacar Keling.
Kegiatan monitoring ini rutin dilakukan untuk menjamin stabilitas pasokan dan harga pangan, mengingat kebutuhan masyarakat biasanya meningkat drastis selama Ramadan hingga puncaknya pada Idul Fitri.
Ketua Tim Monitoring Daging RPH Surabaya, drh. Bagus Aditya, menyatakan bahwa berdasarkan hasil pantauan di lapangan, harga daging sapi masih berada dalam batas wajar dan stabil.
“Kami memantau ketersediaan serta harga di dua pasar utama. Hasilnya, harga daging sapi yang beredar masih tergolong stabil,” ungkap drh. Bagus.
Rincian Harga Daging di Pasaran
Menurut drh. Bagus, harga daging sapi kualitas utama (D1) saat ini dipatok antara Rp 125.000 hingga Rp 130.000 per kilogram. Untuk kualitas nomor dua (D2), harga berkisar Rp 115.000 hingga Rp 120.000 per kilogram. Sementara itu, daging jenis rawis atau rawonan dijual di kisaran Rp 105.000 sampai Rp 110.000 per kilogram.
Selain sapi, tim juga mencatat harga daging ayam yang berada di angka Rp 40.000 hingga Rp 42.000 per kilogram. Beberapa komoditas pendukung lainnya seperti iga (Rp 100.000/kg), buntut (Rp 90.000 – Rp 95.000/kg), serta kikil (Rp 75.000/kg) juga terpantau tersedia dengan harga yang terjaga.
Jaminan Kualitas dan Keamanan
Stabilnya harga ini dipandang sebagai indikator positif bahwa rantai pasokan daging di Surabaya masih aman. Meski demikian, RPH Surabaya tetap mengimbau warga untuk teliti dalam membeli.
“Masyarakat kami imbau untuk membeli daging sapi dari lapak yang merupakan mitra resmi RPH Surabaya. Cari lapak yang memiliki papan kemitraan resmi agar kualitasnya terjamin aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH),” pungkas drh. Bagus.
Melalui pengawasan rutin ini, RPH Surabaya berkomitmen untuk terus mendukung pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan dan memastikan warga Surabaya mendapatkan produk protein hewani berkualitas selama momentum Lebaran.(*)






