KabarBaik.co – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan penghargaan kepada 10 pejabat Perum Bulog atas kontribusi mereka dalam mendukung pencapaian swasembada pangan nasional tahun 2025.
Penghargaan diserahkan dalam Rapat Koordinasi Serap Gabah/Beras dan Hilirisasi yang digelar pada Senin (12/1) di Auditorium Gedung F, Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta. Rapat tersebut membahas sejumlah agenda strategis, antara lain persiapan serapan gabah 2026, percepatan kawasan swasembada pangan Papua Selatan, hilirisasi peternakan, serta penguatan kinerja pangan nasional.
Sepuluh pejabat yang menerima penghargaan terdiri atas lima Pemimpin Wilayah dan lima Pemimpin Cabang Perum Bulog. Pemimpin Wilayah yang mendapat penghargaan berasal dari Kanwil Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Barat, serta Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Sementara itu, penghargaan Pemimpin Cabang diberikan kepada pimpinan Cabang Pinrang, Sidrap, Parepare, Unaaha, dan Pati.
Baca Juga:
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam upaya pencapaian swasembada pangan 2025. “Saya menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas kerja keras pegawai Kementerian Pertanian, TNI, Perum Bulog, serta semua pihak yang telah bekerja bahu-membahu hingga Indonesia bisa mencapai swasembada pangan pada tahun 2025,” ujarnya.
Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani yang hadir dalam acara tersebut menyatakan penghargaan ini menjadi motivasi bagi jajaran Bulog. Ia menegaskan komitmen Bulog untuk terus menjaga cadangan, stabilitas pasokan, dan distribusi pangan nasional guna mendukung agenda swasembada pangan secara berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News
Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini






