KabarBaik.co, Jakarta- Merespons eskalasi konflik yang kian memanas di kawasan Timur Tengah, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara resmi telah menyerukan kepada seluruh warga Nahdliyin untuk melangitkan doa melalui pembacaan Qunut Nazilah.
Langkah tersebut bukan sekadar menjalankan tradisi keagamaan, melainkan sebuah bentuk solidaritas spiritual dan empati kolektif atas tragedi kemanusiaan yang menimpa saudara-saudara di sana.
Di tengah keterbatasan fisik dan jarak untuk menolong secara langsung, Qunut Nazilah hadir sebagai “senjata” batin yang paling ampuh bagi umat Islam untuk memohon intervensi Ilahi demi terwujudnya perdamaian, keselamatan, dan perlindungan bagi mereka yang tertindas.
Bacaan Doa Qunut Nazilah
Sesuai anjuran, doa ini dibaca pada rakaat terakhir setiap shalat fardu setelah bangkit dari rukuk (iktidal).
Teks Arab:
اللَّهُمَّ إنَّا نَسْتَعِينُكَ وَنَسْتَغْفِرُكَ وَنَسْتَهْدِيكَ وَنُؤْمِنُ بِكَ وَنَتَوَكَّلُ عَلَيْكَ، وَنُثْنِي عَلَيْكَ الْخَيْرَ كُلَّهُ نَشْكُرُكَ وَلَا نَكْفُرُكَ، وَنَخْلَعُ وَنتْرُكُ مَنْ يَفْجُرُكَ. اللَّهُمَّ إيَّاكَ نَعْبُدُ، وَلَكَ نُصَلِّي وَنَسْجُدُ، وَإِلَيْكَ نَسْعَى وَنَحْفِدُ، نَرْجُو رَحْمَتَكَ وَنَخْشَى عَذَابَكَ، إنَّ عَذَابَكَ الْجِدَّ بِالْكُفَّارِ مُلْحِقٌ
Allahumma inna nasta’inuka wa nastaghfiruka, wa nastahdika wa nu’minu bika wa natawakkalu ‘alaika, wa nutsni ‘alaikal khaira kullahu nasykuruka wala nakfuruka, wa nakhla’u wa natruku man yafjuruk. Allahumma iyyaka na’budu, wa laka nushalli wa nasjudu, wa ilaika nas’a wa nahfidu, narju rahmataka wa nakhsya ‘adzabaka, inna ‘adzabakal jidda bil kuffari mulhaq.
Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya kami memohon pertolongan-Mu, ampunan-Mu, dan petunjuk-Mu. Kami beriman kepada-Mu dan bertawakal kepada-Mu. Kami memuji-Mu dengan segala kebaikan. Kami bersyukur kepada-Mu dan tidak kufur. Kami berlepas diri dari orang yang bermaksiat kepada-Mu. Ya Allah, hanya kepada-Mu kami menyembah, untuk-Mu kami shalat dan sujud. Kepada-Mu kami menuju dan bersegera. Kami mengharap rahmat-Mu dan takut akan azab-Mu. Sesungguhnya azab-Mu yang sangat pedih akan menimpa orang-orang kafir.”
Keutamaan Membaca Qunut Nazilah
Membaca Qunut Nazilah merupakan pengamalan sunnah Rasulullah SAW yang sangat mulia, terutama saat umat Islam sedang dalam kondisi terjepit atau terzalimi. Amalan ini menjadi bukti nyata kekuatan ukhuwah Islamiyah, di mana penderitaan saudara-saudara di Timur Tengah dirasakan sebagai penderitaan bersama yang harus dijemput solusinya melalui pintu langit.
Sebagai senjata utama seorang mukmin, doa ini mencerminkan kerendahan hati manusia yang menyadari bahwa hanya Allah Sang Maha Penolong yang mampu mengubah keadaan sesulit apa pun. Melalui Qunut Nazilah, nurani kemanusiaan kita tetap terjaga dan spirit solidaritas kita tetap menyala, membuktikan bahwa kita tidak pernah abai terhadap keadilan dunia. (*)






