KabarBaik.co, Banyuwangi – Kereta Api Ijen Ekspres menjadi penghubung Malang dan Banyuwangi, dua daerah wisata unggulan di Jawa Timur. Genap beroperasi setahun kereta api ini telah melayani 271.714 ribu penumpang.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan capaian tersebut menunjukan trend positif, Ijen Ekspres sebagai salah satu moda transportasi favorit masyarakat Jawa Timur, khususnya bagi pelanggan yang mengutamakan kenyamanan, ketepatan waktu, dan aksesibilitas antarkota.
Dari total 271 ribu lebih penumpang,
total sebanyak 133.031 pelanggan berangkat dari wilayah Daop 9 Jember dan 138.683 penumpang yang tiba di wilayah stasiun Daop 9 Jember.
” Tingkat okupansi harian rata-rata mencapai 76,3 persen, dengan On-Time Performance (OTP) yang tetap terjaga di angka 99,2 persen, mencerminkan konsistensi layanan yang andal dan tepat waktu,” kata Cahyo.
Sebagai bentuk respons atas tingginya animo masyarakat, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan penyesuaian rangkaian atau stamformasi pada 10 Juni 2025. Kebijakan itu diterapkan untuk mengoptimalkan kapasitas angkut tanpa mengurangi standar kenyamanan pelanggan.
Sebelumnya, KA Ijen Ekspres beroperasi dengan 3 kereta eksekutif dan 3 kereta ekonomi New Generation dengan total kapasitas 366 tempat duduk. Setelah penyesuaian, rangkaian menjadi 2 kereta eksekutif dan 4 kereta ekonomi New Generation, dilengkapi 1 kereta restorasi dan 1 kereta pembangkit, sehingga kapasitas meningkat menjadi 388 tempat duduk per perjalanan.
“Kami terus memantau tren dan dinamika kebutuhan masyarakat. Penambahan kereta ekonomi New Generation dilakukan untuk mengakomodasi lebih banyak penumpang yang ingin menikmati fasilitas modern dengan harga yang tetap kompetitif. KAI berkomitmen untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan di seluruh aspek,” ujar Cahyo.
Menutup satu tahun perjalanan KA Ijen Ekspres yang penuh capaian positif, KAI juga mengimbau pelanggan agar senantiasa mengutamakan keamanan dan kenyamanan dalam bertransaksi.
Masyarakat diminta untuk selalu memperhatikan informasi resmi terkait jadwal perjalanan dan layanan kereta api, serta melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi seperti aplikasi Access by KAI, situs kai.id, maupun mitra resmi KAI.
“Kami mengajak pelanggan untuk terus mengikuti informasi melalui kanal komunikasi resmi perusahaan guna menghindari informasi yang tidak akurat sekaligus memastikan kemudahan dalam merencanakan perjalanan,” tutup Cahyo.








