Siaga Hadapi Godzilla El Nino, Bulog Perkuat Cadangan Beras Nasional di Tengah Ancaman Kemarau Panjang

oleh -224 Dilihat
Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani dialog dengan pedagang
Salah satu fokus utama adalah memastikan stok cadangan beras pemerintah tetap aman, bahkan dalam kondisi cuaca ekstrem sekalipun.

KabarBaik.co, Surabaya — Perum Bulog mulai mengencangkan strategi menghadapi potensi fenomena cuaca ekstrem yang kerap disebut sebagai Godzilla El Nino. Ancaman kemarau panjang yang diprediksi terjadi pada pertengahan tahun 2026 direspons serius dengan penguatan cadangan beras nasional serta sinergi lintas sektor untuk menjaga stabilitas pangan.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa langkah antisipasi telah dilakukan sejak dini. Salah satu fokus utama adalah memastikan stok cadangan beras pemerintah tetap aman, bahkan dalam kondisi cuaca ekstrem sekalipun.

Saat ini, Bulog mencatat capaian serapan beras telah melampaui 35 persen dari target nasional. Dari total target 4 juta ton beras yang ditugaskan oleh pemerintah, realisasi telah mencapai sekitar 4,4 juta ton dalam bentuk beras siap konsumsi.

“Angka 4,4 juta ton ini sudah dalam bentuk beras, bukan lagi gabah. Artinya, ini sudah siap untuk kebutuhan masyarakat,” ujar Rizal, Sabtu (4/4).

Langkah ini menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, terutama di tengah potensi gangguan produksi akibat El Nino.

Rizal menyebut, pihaknya telah berkoordinasi intensif dengan Kementerian Pertanian, termasuk dalam rapat strategis yang dipimpin langsung oleh Menteri Pertanian, guna merumuskan langkah mitigasi yang komprehensif.

Dalam skenario mitigasi tersebut, pemerintah melalui Kementerian Pertanian akan mendorong peningkatan produksi dengan berbagai intervensi. Di antaranya adalah pemberian kompensasi kepada petani, penambahan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta penguatan dukungan teknis di lapangan.

“Harapannya, produksi tidak menurun. Bahkan kalau potensinya bagus, justru bisa meningkat,” jelasnya.

Menariknya, Rizal melihat potensi El Nino tidak sepenuhnya menjadi ancaman. Dalam kondisi tertentu, musim kering justru dapat memberikan keuntungan bagi petani, terutama saat masa panen padi.

“Kalau panen di kondisi kering, kualitas hasil panen biasanya lebih baik. Prosesnya juga lebih optimal,” imbuhnya.

Dengan puncak panen yang diperkirakan terjadi pada periode yang sama dengan potensi El Nino, Bulog optimistis pasokan beras nasional tetap terjaga. Kesiapan ini menjadi kunci dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di tengah dinamika iklim global.

Melalui langkah antisipatif ini, Bulog tidak hanya berperan sebagai stabilisator harga, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Di tengah bayang-bayang Godzilla El Nino, kesiapan logistik dan sinergi antar lembaga menjadi fondasi utama untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses pangan yang cukup, aman, dan terjangkau.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.