Sidak Banjir di SDN Ujung V, Komisi D DPRD Surabaya Minta Respons Cepat Pemkot

oleh -240 Dilihat
Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya Imam Syafi'i sidak ke lokasi sekolah banjir.

KabarBaik.co – Hari pertama masuk sekolah di semester baru tahun 2026 diwarnai pemandangan kurang mengenakkan di SDN Ujung V, Surabaya. Sekolah tersebut terendam air yang cukup tinggi, sehingga mengganggu aktivitas siswa yang seharusnya mengikuti upacara bendera dan memulai pelajaran perdana.

Kondisi ini memicu respon cepat dari Komisi D DPRD Kota Surabaya. Anggota Komisi D, Imam Syafi’i, langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk melihat sejauh mana dampak genangan tersebut terhadap proses belajar mengajar.

Dalam keterangannya, Imam Syafi’i menyentil istilah “genangan sesaat” yang sering digunakan Pemerintah Kota Surabaya untuk menggambarkan banjir di wilayah tersebut. la menegaskan, jika air sudah masuk ke area pendidikan, maka penanganannya harus menjadi prioritas utama.

“Kalau perjalanan tergenang air, ya itu kan biasa di Surabaya. Katanya Pak Walikota bukan banjir, hanya genangan sesaat. Tapi kalau genangan atau banjir itu terjadi di sekolah, menurut saya responnya harus secepat-cepatnya melebihi penanganan jalan raya,” ujar Imam Syafi’i di lokasi, Senin (5/1).

Imam menyayangkan kondisi ini terjadi tepat di hari pertama masuk sekolah. la khawatir kesan pertama siswa terhadap lingkungan sekolah menjadi buruk karena infrastruktur yang tidak memadai.

“Apalagi tadi kan baru masuk sekolah, mau upacara. Saya khawatir kalau ini tidak diselesaikan cepat, siswa langsung mendapat kesan pertama yang tidak baik. Mereka akan bertanya, ‘Ini kok pemerintah kota tidak hadir ya?’. Jangan sampai proses belajar mengajar terganggu,” tegasnya.

Meski mengkritik kondisi infrastruktur, Imam Syafi’i memberikan apresiasi kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya yang baru, yang langsung turun ke lapangan di hari pertamanya menjabat.

“Saya berterima kasih hari ini Bu Kadis Pendidikan meski baru sehari menjabat langsung turun dan berkomunikasi dengan pihak sekolah. Mudah-mudahan segera ada solusi permanen,” imbuhnya.

Lebih lanjut, politisi ini menekankan bahwa SDN Ujung V berada di wilayah yang mayoritas warganya berada di kelas ekonomi menengah ke bawah. Menurutnya, sekolah di kawasan tersebut harus memiliki fasilitas terbaik demi memutus rantai kemiskinan.

“Justru di tempat-tempat seperti inilah pendidikan itu harus dimajukan. Fasilitasnya harus diperhatikan supaya anak-anak ini jadi pintar dan nanti bisa memutus rantai kemiskinan keluarganya. Pendidikan adalah kuncinya,” pungkas Imam.

Pihak sekolah berharap Dinas Pendidikan dan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) segera melakukan perbaikan saluran air di sekitar sekolah agar kegiatan belajar mengajar kembali normal tanpa bayang-bayang banjir saat hujan deras melanda.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.