Sidak Pengolahan Limbah Perusahaan Minuman Kemasan, Ini Temuan DPRD Kabupaten Pasuruan

oleh -31 Dilihat
WhatsApp Image 2024 10 28 at 14.51.41
Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan melakukan sidak ke perusahaan minuman kemasan, Senin (28/10). (Foto: Zia Ulhaq)

KabarBaik.co – Sekelompok masyarakat sekitar PT Mitra Alam Segar (MAS) di Desa Pekoren, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, beberapa kali melayangkan protes terkait limbah yang mencemari aliran sungai. Kondisi itu membuat Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan melakukan sidak ke lokasi.

Sidak yang dipimpin Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan, Yusuf Daniel itu bertujuan untuk mengetahui permasalahan yang selama ini terjadi. Tak heran jika sidak tersebut juga diikuti perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan yang mempunyai wewenang terkait lingkungan.

Daniel mengatakan, pihaknya melakukan pengawasan kepada PT MAS setelah menerima aduan Masyarakat. Pengawasan yang dilakukan ini untuk memastikan bahwa pasca produksi dan produksi tidak menyalahi aturan lingkungan.

“Memang ini merupakan hal yang lumrah, karena di sisi lain kita juga harus melindungi aset negara atau investor. Tapi kita juga tak bisa memungkiri jika ada pihak perusahaan yang menyalahi aturan,” jelas Daniel, Senin (28/10).

Dalam sidak kali ini, Komisi III Kabupaten Pasuruan juga melihat proses pengelolaan limbah yang ada di dalam pabrik. Menurutnya, dalam pengelolaan tersebut PT MAS sudah memenuhi standar baku mutu.

Tak hanya itu, DLH Kabupaten Pasuruan sudah pernah mengambil sample dari PT MAS pada November 2023 lalu. Sample yang diambil saat itu sudah menunjukkan tidak adanya bahan yang berbahaya. “Tahun lalu juga sudah dilakukan uji lab dari saluran pembuangan, namun tidak ditemukan kandungan bahan berbahaya,” papar Daniel.

Sementara itu, pihak management PT MAS, Yossi mengatakan, dirinya sangat senang telah didatangi Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan. Hasil sidak ini diharapkan menjadi acuan bagi masyarakat bahwa memang selama ini pihaknya sudah mentaati peraturan dan prosedur.

“Kami sudah melakukan banyak hal mulai berdirinya perusahaan ini pada tahun 2010 lalu hingga saat ini. Tentunya kami juga sudah banyak menyelesaikan dengan permasalahan masyarakat yang ada, mulai dari kekurangan air bersih hingga banyaknya CSR yang sudah kami keluarkan,” ungkap Yossi. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Zia Ulhaq
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.