Simak Cara Terhindar dari Kram dan Langkah Mengatasinya

oleh -129 Dilihat
lompatan
Foto Pinterest

KabarBaik.co- Penyebab kram yang paling sering terjadi karena olahraga. Padahal, dehidrasi juga bisa menyebabkan terjadinya kondisi ini. Kram memang tidak berbahaya, tetapi bisa menimbulkan rasa tidak nyaman bagi siapa pun yang mengalaminya. Untuk mencegah kondisi yang mengganggu ini, ada beberapa pencegahan yang dapat diupayakan sesuai dengan penyebab kram.

Kram adalah kontraksi atau menegangnya otot secara tibat-tiba di suatu bagian tubuh selama beberapa detik atau menit, yang masih mungkin Anda rasakan sebagai rasa pegal hingga 24 jam setelah mereda. Kontraksi otot ini terjadi di luar kendali, terasa nyeri, dan membuat penderitanya sulit menggerakkan otot yang kram.

Penyebab kram umumnya karena melakukan olahraga yang berlebih, dehidrasi, atau berada pada satu posisi tertentu untuk waktu yang lama. Kram biasanya terjadi pada otot betis, paha bagian belakang dan depan, lengan dan tangan, maupun dinding perut. Berbagai Penyebab Kram
Kram memang tidak berbahaya, berlangsung singkat dan biasanya hilang dengan sendirinya. Namun, kram yang parah maupun terjadi untuk waktu yang lama dan berulang hingga membuat penderitanya sulit berjalan, bahkan sulit tidur pada malam hari, memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter.

Oleh karena itu, pencegah lebih baik dilakukan sesuai dengan penyebab kram. Nah, berikut ini adalah berbagai kondisi yang bisa menjadi penyebab kram:

1. Aliran darah tidak lancar

Penyebab kram yang umumnya terjadi adalah karena kelelahan otot akibat aktivitas berlebihan. Misalnya ketika anda melakukan olahraga berlebih yang mengandalkan otot kaki, seperti angkat beban, lari, sepak bola atau basket.

Nah, salah satu dampak dari olahraga berlebihan adalah penumpukan asam laktat di otot yang terjadi karena tubuh kekurangan oksigen. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya, tetapi dapat menjadi penyebab kram, nyeri, maupun keluhan lain yang mengganggu.

2. Penyempitan pembuluh darah

Penyempitan pembuluh darah juga dapat menimbulkan kram dan nyeri, terutama pada kaki. Kondisi ini bisa memburuk ketika anda melakukan aktivitas berat, seperti olahraga. Namun, kram yang dialami akan mereda setelah Anda beristirahat.

3. Saraf terjepit

Tekanan pada saraf tulang belakang atau saraf terjepit bisa menjadi penyebab kram pada kaki dan terasa nyeri. Keluhan ini akan makin memburuk ketika anda berjalan, apalagi dalam waktu yang lama. Oleh karena itu, cobalah berjalan dengan posisi sedikit membungkuk ke depan selama beberapa saat untuk meringankan kram yang dialami.

4. Dehidrasi

Tubuh yang kekurangan cairan, atau mengalami dehidrasi, juga bisa menjadi penyebab kram. Hal ini terjadi karena saat tubuh mengalami dehidrasi, organ tidak dapat berfungsi dengan baik. Kondisi ini juga berlaku untuk otot.

Ketika mengalami dehidrasi, terjadi ketidakseimbangan elektrolit tubuh sehingga otot tidak bisa relaks dan tetap tegang. Kondisi ini lah yang menjadi penyebab kram, terlebih bila dipicu dengan aktivitas berlebih, seperti berolahraga.

5. Kekurangan mineral

Kekurangan mineral, seperti kalium, kalsium, dan magnesium, juga dapat menyebabkan kram otot, karena mineral berperan dalam kontraksi otot yang dapat menjadi penyebab kram.

Ada banyak hal yang dapat menyebabkan tubuh kekurangan mineral, salah satunya adalah muntah hebat. Tidak hanya itu, obat-obatan yang sering diresepkan dokter untuk mengatasi tekanan darah tinggi juga dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil yang bisa menguras mineral dalam tubuh sehingga memungkinkan anda mengalami kram otot.

6. Kondisi medis tertentu

Pada beberapa kasus, kram otot juga dapat menjadi gejala dari suatu kondisi medis tertentu. Beberapa penyakit yang dapat menjadi penyebab kram di antaranya diabetes, penyakit tiroid, dan gagal ginjal. Lantas bagaimana cara mencegah agar tidak terjadi kram ? simak penjelasan berikut ini

Cara mengatasi kaki kram

Saat kram otot melanda, anda mungkin mencari cara untuk menghilangkan rasa sakitnya dengan cepat. Hal utama yang bisa dilakukan untuk menghentikan kram adalah meregangkan otot ke arah yang berlawanan dengan arah kram.

Misalnya dengan berjalan dengan tumit untuk mengaktifkan otot-otot yang berlawanan dengan betis, sehingga memungkinkannya untuk rileks. Meski mungkin sulit untuk dilakukan, namun cara ini dapat menghentikan kontraksi otot yang timbul tiba-tiba.

Selain melakukan gerakan peregangan, lakukan juga beberapa hal berikut ini untuk mengatasi kaki kram.

  • Memijat kaki yang kram untuk membuat otot kaki menjadi lebih rileks.
  • Meluruskan kaki jika kram terjadi di bagian di betis anda. Lenturkan kaki dengan punggung dan jari kaki menghadap anda.
  • Mengompresnya dengan air hangat untuk menenangkan otot-otot yang tegang.
  • Minum obat pereda nyeri yang dilengkapi dengan kandungan vitamin B1, B6, dan B12 yang baik untuk menjaga kesehatan saraf sekaligus mengatasi kram dan kesemutan di malam hari.

Untuk mencegah kaki kram datang lagi, menerapkan gaya hidup sehat bisa menjadi salah satu solusi yang paling efektif. Tak perlu bingung, berikut ini beberapa kebiasaan sehat yang bisa anda lakukan mulai saat ini.

  • Memastikan kebutuhan cairan terpenuhi dengan baik. Caranya adalah dengan minum air mineral setidaknya dua liter setiap harinya bagi orang dewasa. Sebab pada dasarnya otot membutuhkan cairan agar dapat bekerja dengan baik, terutama saat mengerjakan aktivitas yang cukup berat setiap harinya.
  • Olahraga secara teratur, salah satunya dengan rutin melakukan gerakan peregangan. Lakukan peregangan dengan lembut sebelum dan sesudah menggunakan otot untuk sementara waktu. Untuk menghindari kram kaki di malam hari, lakukan peregangan sebelum tidur. Selain menjaga kesehatan otot, olahraga rutin juga dapat mencegah obesitas yang seringkali menyebabkan seseorang mengalami kaki kram akibat menumpu beban tubuh yang cukup berat.
  • Memilih alas kaki yang sesuai dengan kondisi kaki dan aktivitas yang dijalankan setiap harinya. Misalnya jika anda suka olahraga lari, maka sebaiknya gunakan sepatu khusus lari. Sebab menggunakan sepatu yang tidak tepat tak hanya menyebabkan cedera saat berolahraga, tetapi juga memicu kram otot kaki di malam hari.
  • Mengonsumsi makanan bernutrisi penting seperti kalium, natrium, kalsium, dan magnesium.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Prabangasta Restu Rendra
Editor: Lilis Dewi


No More Posts Available.

No more pages to load.