Sopir Logistik Minta Lintasan Ketapang–Lembar Dibuka Kembali

oleh -112 Dilihat
Hearing di DPRD Banyuwangi

KabarBaik.co – Asosiasi Sopir Logistik Indonesia (ASLI) meminta lintasan kapal Ketapang-Lembar dibuka kembali. Alasannya karena operasional di lintasan itu lebih murah ketimbang lintasan Jangkar (Situbondo) – Lembar yang beroperasi saat ini.

Keluhan itu disampaikan ASLI dalam hearing terkait dukungan kelancaran distribusi logistik, Rabu (28/1). Hearing turut dihadiri perwakilan ASDP, KSOP, BPTD, serta GAPASDAP.

Ketua ASLI, Slamet Barokah, mengatakan permintaan pembukaan kembali lintasan Ketapang–Lembar telah disampaikan sejak lama kepada kementerian dan lembaga terkait, namun belum mendapat respons.

“Masalah lintasan Ketapang–Lembar ini sudah lama. Kami sudah bersurat ke kementerian dan lembaga terkait, tapi sampai sekarang tidak ada respons,” ujarnya.

Slamet menjelaskan, pengalihan penyeberangan ke Pelabuhan Jangkar justru memicu kemacetan di Banyuwangi. Menurutnya, banyak sopir lebih memilih menyeberang melalui Banyuwangi karena Pelabuhan Jangkar dinilai tidak strategis dan memiliki keterbatasan fasilitas.

Selain itu, biaya penyeberangan dari Jangkar ke Lembar dinilai lebih mahal. Berdasarkan informasi untuk rute Ketapang – Lembar tiket jenis tronton hanya Rp 4.550.000 dan truk Engkel Rp 3.550.000. Sementara Jangkar – Lembar tiket Tronton Rp 5.650.000 dan truk Engkel Rp 4.206.700.

“Harga tiketnya selisih sekitar Rp 900 ribu,” kata Slamet.

Ia menambahkan, jarak Situbondo ke Banyuwangi relatif dekat dengan biaya transportasi sekitar Rp 100 ribu, sehingga para sopir memilih jalur yang lebih efisien. ASLI yang menaungi 2.154 sopir berharap lintasan Ketapang–Lembar dapat dibuka kembali guna mendukung kelancaran distribusi logistik antar pulau.

Sementara itu, Ketua DPRD Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, mengatakan pihaknya akan menampung aspirasi tersebut dan berupaya menjembatani komunikasi antar pihak terkait.

“Kami di DPRD menjembatani dan mendorong agar ada komunikasi yang baik antar pihak,” ujarnya.

Namun demikian, dalam hearing tersebut ASDP menyampaikan bahwa dermaga Ketapang–Lembar saat ini masih digunakan untuk penyeberangan Jawa–Bali, sehingga belum dapat difungsikan kembali untuk lintasan Ketapang–Lembar.

“Masih belum bisa dipakai untuk Ketapang–Lembar,” ujar perwakilan ASDP.

Meski demikian, DPRD Banyuwangi mendorong adanya komunikasi lanjutan antar instansi terkait terkait peluang dibukanya kembali lintasan tersebut di masa mendatang, mengingat lintasan Ketapang–Lembar dinilai mampu mengurai kemacetan di Banyuwangi.

“Kalau hari ini memang masih belum, tapi kalau bicara kemungkinan, tentu saja masih ada,” tandas Made.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.