KabarBaik.co, Jember – Gudang Perum Bulog Kantor Cabang Jember kini nyaris menyentuh kapasitas maksimal. Melimpahnya stok ini merupakan hasil serapan gabah petani yang masif sejak akhir 2025 hingga awal 2026.
Kondisi tersebut memastikan ketahanan pangan di Jember berada pada posisi yang sangat aman, bahkan diprediksi mencukupi kebutuhan hingga dua tahun ke depan.
Kepala Bulog Cabang Jember M. Ade Saputra mengungkapkan bahwa total kapasitas gudang di wilayahnya mencapai sekitar 100 ribu ton. Per akhir Februari 2026, volume beras yang tersimpan telah menembus angka 98 ribu ton.
“Stok ini aman, bahkan diperkirakan cukup sampai akhir 2027,” tegas Ade saat ditemui di ruang kerjanya, akhir Februari lalu.
Tingginya cadangan pangan ini tidak lepas dari keberhasilan serapan gabah lokal. Serapan monsisten, dimulai sejak akhir Desember 2025 dan terus berlanjut sepanjang Januari hingga Februari 2026.
“Hingga akhir Februari, Bulog Jember mencatat telah menyerap sekitar 15 ribu ton setara beras dari hasil panen petani,” katanya.
Ade menjelaskan, dengan jumlah mencapai 98 ribu ton, Jember memiliki bantalan pangan yang kuat untuk menghadapi fluktuasi pasar dalam 24 bulan ke depan.
Meski gudang hampir penuh, Bulog tidak menghentikan penyerapan. Menjelang panen raya dalam waktu dekat, Ade menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi agar hasil panen petani tetap terserap maksimal.
Bulog Jember kini tengah menjajaki kerja sama dengan pihak swasta dan pemilik pergudangan melalui skema sewa. Langkah ini diambil guna menambah ruang simpan cadangan beras baru yang akan masuk saat puncak panen tiba. (*)








