Stok Beras Kota Malang 75 Ribu Ton Lebih, Pemkot Pastikan Aman Hingga Lebaran

oleh -80 Dilihat
Stok beras yang dijual di pasar. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co, Malang – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) memastikan stok beras dalam kondisi aman saat Ramadan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Saat ini ketersediaan beras di pasar tercatat mencapai 75.667,83 ton.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dispangtan Kota Malang, Elfiatur Roikhah, menegaskan bahwa jumlah tersebut sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk saat terjadi lonjakan konsumsi. “Kalau saat ini ketersediaan komoditas tersebut di pasar masih tersedia sekitar 75.667,83 ton,” ujar Elfiatur saat dikonfirmasi, Kamis (26/2).

Berdasarkan data Dispangtan, kebutuhan beras masyarakat Kota Malang rata-rata mencapai 5.000 ton per bulan atau sekitar 60 ribu ton per tahun. Dengan stok yang ada saat ini, ketersediaan dinilai lebih dari cukup untuk mengantisipasi kenaikan permintaan selama Ramadan.

Elfiatur menjelaskan, konsumsi beras selama Ramadan hingga Idul Fitri dan H+7 Lebaran memang mengalami peningkatan. Jika merujuk tren beberapa tahun terakhir, kenaikan konsumsi beras bisa mencapai 25 persen dibandingkan bulan biasa. “Ini sudah menjadi tren setiap tahun. Konsumsi pangan terutama beras meningkat saat Ramadan sampai Idul Fitri,” jelasnya.

Tak hanya mengandalkan pasokan pasar, cadangan beras pemerintah di Gudang Bulog Malang juga dipastikan dalam kondisi aman. Stok cadangan tersebut disebut mampu mencukupi kebutuhan hingga lebih dari 10 bulan. “Di Bulog sendiri cadangan berasnya bisa untuk 10 bulan lebih, hampir satu tahun. Cadangannya sekitar 500 ton lebih. Sehingga sebenarnya stok untuk beras itu masih aman,” tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi tambahan, Dispangtan juga telah menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sejak 23 Januari 2026 guna menjaga stabilitas pasokan dan harga. Koordinasi dengan daerah sentra penghasil beras di Jawa Timur pun terus dilakukan untuk memastikan distribusi tetap lancar.

Selain menjaga ketersediaan, pengawasan harga juga diperketat agar tetap mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp 13.500 per kilogram untuk beras medium dan Rp 14.900 per kilogram untuk beras premium sesuai ketentuan Badan Pangan Nasional.

Dengan stok yang melimpah dan cadangan yang kuat, Dispangtan Kota Malang memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras menjelang Ramadan dan Lebaran tahun ini. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.