Suami di Jombang Ajak Istri Bunuh Diri gegara Depresi karena Utang Bank dan Strok

oleh -13 Dilihat
WhatsApp Image 2025 12 20 at 11.09.56
Ilustrasi bunuh diri dengan cara gantung diri. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co, Jombang – Seorang pria berinisial S, 60, warga Sumobito, Jombang, ditemukan meninggal akibat gantung diri di rumahnya.

Kapolsek Sumobito AKP Bagus Tejo Purnomo membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh istrinya, CH, 62, sekitar pukul 14.30 WIB.

“Sekitar pukul 11.00 WIB saat hujan turun, korban sempat meminta istrinya mengangkat jemuran. Korban juga sempat mengajak istrinya mengakhiri hidup bersama, namun ditolak,” kata Bagus saat dikonfirmasi, Rabu (4/3).

Usai melaksanakan salat Zuhur berjamaah, sang istri melanjutkan mengaji di dalam kamar. Beberapa jam kemudian, ia keluar kamar dan mendapati suaminya sudah dalam posisi tergantung di jendela rumah.

Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil penyelidikan awal, korban diduga nekat mengakhiri hidup karena depresi.

Menurut Bagus, korban memiliki beban ekonomi berupa utang bank yang belum lunas. Selain itu, kondisi kesehatannya juga terus menurun setelah menderita stroke selama kurang lebih sembilan bulan terakhir.

“Korban mengalami stroke yang tidak kunjung sembuh. Diduga korban mengalami frustrasi berkepanjangan hingga akhirnya melakukan tindakan tersebut,” terangnya.

Tim medis dari puskesmas setempat melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah. Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan akibat benda tumpul maupun tajam.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya tali tampar yang digunakan korban serta pakaian yang dikenakan saat kejadian.

Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Keluarga juga membuat surat pernyataan tidak akan menuntut pihak mana pun secara hukum.

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban langsung diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. (*)

Disclaimer, jika anda atau orang di sekitar mengalami tekanan berat atau muncul pikiran untuk menyakiti diri sendiri, penting untuk segera mencari bantuan ke tenaga kesehatan, keluarga, tokoh agama, atau layanan konseling terdekat. Anda tidak sendiri dan bantuan tersedia.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.