KabarBaik.co, Banyuwangi – Sepasang suami istri di Banyuwangi menggelar kegiatan khitan gratis dengan konsep jemput bola ke rumah penerima manfaat bernama Sunat on The Road, Selasa (3/2).
Pasangan Aiptu Setyo Budi Bijaksana dan dr. Khusnul Imama dari Desa Rejoagung, Kecamatan Srono, itu menjalankan proses khitan langsung di rumah anak dari keluarga kurang mampu, yatim, atau dengan kondisi sosial tertentu oleh tenaga medis profesional.
“Awalnya kami ingin buat khitanan massal. Tapi konsep itu sudah terlanjur memiliki stigma di masyarakat, seolah hanya untuk orang miskin,” kata Setyo.
Karena itu, konsep jemput bola dipilih agar anak-anak bisa dikhitan dengan lebih nyaman. Tim medis mendatangi langsung rumah penerima manfaat setelah melalui survei dan mendapat persetujuan keluarga.
“Yang jelas anak-anak yang memang benar-benar membutuhkan,” terangnya.
Menurut Setyo, kegiatan yang telah berjalan empat bulan ini telah menjangkau sekitar 15 anak dari berbagai wilayah di Banyuwangi. Tidak ada batasan kuota selama memenuhi kriteria.
Sementara itu, dr. Khusnul Imama menegaskan proses khitan dilakukan oleh tim medis berpengalaman dengan metode kombinasi laser dan konvensional yang minim risiko.
“Dipantau kebersihan lukanya, obat yang diminum, serta asupan gizinya. Kalau memang kekurangan, kami juga bantu,” ujarnya.
Ia menambahkan, peserta juga mendapatkan merchandise, uang saku, dan pendampingan hingga sembuh. Program ini dijalankan secara mandiri oleh keluarga tanpa sponsor.
Bagi masyarakat yang ingin mengikuti dapat menghubungi Aiptu Setyo Budi Bijaksana di nomor 081-136-05595.






