KabarBaik.co – Hujan dengan intensitas tinggi pada musim kemarau masih terjadi di wilayah Kabupaten Pasuruan. Termasuk pada hari ini (25/5). Akibatnya ratusan rumah warga yang berada di tiga desa di Kecamatan Winongan terendam banjir akibat luapan Sungai Winong.
Tiga desa yang terendam banjir tersebut yaitu Desa Prodo, Desa Gambiran, dan Desa Bandaran. Tiga desa itu memang menjadi langganan banjir setiap Sungai Winong meluap. Sejak banjir terjadi pada Minggu dini hari, hingga kini masih merendam jalan desa hingga pemukiman warga dengan ketinggian mulai 20 hingga 70 sentimeter.
Hartono, salah seorang warga menyampaikan bahwa banjir datang pada dini hari saat warga sedang beristirahat. Sebelumnya, di daerah hulu dan sekitarnya hujan turun sejak sore hingga malam hari. “Kemarin malam hujan cukup lama dan di daerah lereng Gunung Bromo, akibatnya banjir di daerah bawah sungai yang meluap,” ucap Hartono.
Hartono menyampaikan bahwa saat ini warga yang menjadi korban banjir tidak bisa beraktivitas karena banjir masih menggenangi pemukiman dan perabotan. “Warga tidak bisa beraktivitas, banjir datang pada saat tidur dan perabot terendam,” bebernya.
Hal senada juga disampaikan warga lainnya, Abdullah, yang saat ini hanya bisa menunggu air surut agar aktivitas di luar ruangan bisa dilakukan. “Barang sudah terendam tidak bisa kerja. Saya menunggu air surut dan menjemur kayu yang basah,” terangnya.
Informasi dari BMKG menyebutkan bahwa saat ini hingga beberapa bulan ke depan wilayah Indonesia mengalami kemarau basah. Yakni, curah hujan yang terjadi pada saat musim kemarau. (*)






