KabarBaik.co, Surabaya – Menjelang Imlek 2577 Kongzili, suasana di jantung Kota Surabaya mulai berubah meriah. Pemkot Surabaya melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) gencar mempercantik estetika kota dengan pemasangan ornamen bertema Kuda Api di kawasan Balai Kota dan Alun-alun Surabaya.
Kepala DLH Surabaya, Dedik Irianto, menegaskan bahwa dekorasi ini bukan sekadar hiasan musiman, melainkan simbol kuat dari nilai toleransi yang mengakar di Kota Pahlawan.
“Pemasangan ornamen ini adalah bentuk nyata toleransi antarumat beragama. Masyarakat Surabaya berasal dari beragam latar belakang, dan kami ingin memperkuat identitas Surabaya sebagai kota yang menjunjung tinggi keharmonisan,” ujar Dedik.

Sentuhan Kreatif dan Ramah Lingkungan
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dekorasi tahun ini menonjolkan konsep ramah lingkungan. Tim kreatif DLH memanfaatkan material daur ulang dari stok yang ada. Langkah ini diambil untuk menekan anggaran agar lebih efisien tanpa mengurangi nilai estetika dan kemegahan hasil kreasi di lapangan.
Selain di pusat pemerintahan, kemeriahan Imlek dipastikan akan merata ke seluruh penjuru kota. Pemkot Surabaya telah mengeluarkan surat edaran kepada pengelola pusat perbelanjaan untuk turut berpartisipasi memasang dekorasi serupa.

Ikonik Hingga Memasuki Ramadan
Sementara itu, Sekretaris DLH Surabaya, Maria Agustin Yuristina, menjelaskan bahwa ornamen ikonik telah menghiasi kawasan Balai Pemuda hingga halaman Balai Kota. Desain tematik yang disesuaikan dengan Shio Kuda Api ini direncanakan akan terus terpasang hingga memasuki minggu pertama bulan Ramadan.
“Antusiasme warga sangat tinggi, banyak yang menjadikannya spot swafoto. Melihat respon positif ini, kami berencana menghadirkan konsep yang jauh lebih estetik lagi pada momen Ramadan dan Lebaran mendatang,” pungkas Maria.
Dengan hadirnya dekorasi ini, Surabaya kembali membuktikan diri sebagai rumah yang hangat bagi seluruh umat beragama, di mana keberagaman dirayakan dengan kreativitas dan penuh suka cita. (*)







