Tak Hanya Guru Ngaji, Pemkot Blitar Alokasikan Insentif Pengajar Ibadah

oleh -113 Dilihat
b8d48630 98c6 4ca8 be27 0a0eea6db88c
Pemberian bantuan bingkisan. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar memastikan dukungan bagi para pengajar keagamaan tetap berlanjut pada 2026. Melalui Bagian Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) setda Kota Blitar menyiapkan anggaran Rp 6,1 miliar untuk insentif para guru ngaji serta guru minggu lintas agama.

Kepala Bagian Kesra Setda Kota Blitar Gigih Mardana, menjelaskan skema bantuan tersebut sudah mencakup pembayaran BPJS Ketenagakerjaan, sehingga para pengajar mendapat perlindungan penuh selama menjalankan tugas.

“Anggarannya sudah termasuk jaminan BPJS ketenagakerjaan. Jadi semuanya sudah satu paket,” ujarnya, Jumat (12/12).

Insentif bagi para guru ngaji sebesar Rp 300 ribu per bulan, namun dicairkan tiap triwulan. Bantuan serupa juga diterima para guru minggu yang meliputi pengajar di gereja, klenteng, dan wihara sebanyak Rp 285 ribu.

Jumlah keseluruhan penerima di Kota Blitar mencapai 1.503 guru ngaji, 167 guru minggu, serta pengajar Hindu 4 orang, Buddha 3 orang, dan Konghucu 3 orang.

Selain insentif rutin, pemerintah juga memberikan natura berupa bingkisan hari raya kepada para pengajar. Gigih menyebutkan bahwa untuk menjelang Natal tahun ini, bingkisan sudah dibagikan lebih awal.

“Kalau saat ini sudah diberikan karena sebentar lagi Natal,” katanya.

Pemkot berharap dukungan berkelanjutan ini dapat meningkatkan kesejahteraan para pengajar keagamaan yang selama ini berperan dalam pembinaan moral dan kehidupan sosial masyarakat Kota Blitar.

“Ini merupakan bentuk apresiasi kepada para guru dari berbagai umat beragama,” tutupnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Calvin Budi Tandoyo
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.