Tak Ingin Banjir Sumatera Terjadi di Pasuruan, Pansus Real Estate Ingatkan Perizinan Lingkungan

oleh -426 Dilihat
IMG 20251229 WA0043
Tim Pansus Real Estate DPRD Pasuruan saat meninjau lahan hutan. (Foto: Zia Ulhaq)

KabarBaik.co – Potensi bencana hidrometeorologi menjadi kekhawatiran utama Pansus DPRD Kabupaten Pasuruan terkait pembangunan real estate di wilayah dataran tinggi Prigen. Berdasarkan data BMKG, curah hujan di kawasan tersebut tergolong sangat ekstrem dan berisiko memicu banjir bandang.

Lokasi pembangunan yang mencakup puluhan hektare diprediksi akan menyumbang jutaan liter air yang mengalir langsung ke pemukiman warga. Jika drainase dan resapan tidak tertata, tiga wilayah yaitu Pecalukan, Prigen, dan Ledug berada dalam ancaman serius.

Ketua Pansus, Sugiyanto, mengkalkulasi bahwa dalam satu jam saja kawasan tersebut bisa menghasilkan gelontoran 13 juta liter air saat hujan deras. “Jika hujan terjadi selama lima jam, maka ada 75 juta liter air yang akan menghantam desa terdampak di bawahnya,” jelas Sugiyanto, Senin (29/12).

Pansus menekankan agar tragedi bencana alam yang baru-baru ini terjadi di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat tidak terulang di Jawa Timur. Pengawasan perizinan lingkungan menjadi harga mati agar pembangunan tidak mengorbankan keselamatan nyawa manusia.

Sugiyanto mengingatkan bahwa bencana di daerah lain seringkali terjadi pada perusahaan yang secara administratif memiliki izin lengkap. “Mereka punya izin tapi menyalahgunakannya, sehingga kita harus antisipasi agar hal serupa tidak terjadi di Prigen,” tambahnya.

Ketiadaan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) pada proyek tersebut menambah daftar kekhawatiran para wakil rakyat. Tanpa Amdal yang benar, risiko kerusakan ekosistem dan bencana alam sulit untuk dimitigasi sejak dini.

Pansus meminta semua pihak untuk tidak mengabaikan faktor alam demi kepentingan komersial pembangunan perumahan atau wisata. Upaya mitigasi ini akan terus dikawal dengan berkonsultasi kepada para ahli lingkungan dan instansi berwenang di tingkat pusat. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ziaul Haq
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.