Tak Kebagian Tempat di Event Blitar Tempo Doeloe, PKL Keluhkan Biaya Sewa

oleh -30 Dilihat
e1806710 c73e 44a4 85bd 877e43a72b9e scaled
Andri, Koordinator PKL Kota Blitar. (Foto: Calvin Budi Tandoyo)

KabarBaik.co– Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kota Blitar mengeluhkan sulitnya mendapatkan tempat berjualan di acara Blitar Tempo Doeloe atau Blitar Djadoel tahun ini.

Selain terkendala lokasi, para pedagang juga menyoroti mahalnya biaya sewa tempat yang diminta pihak penyelenggara.

Andri, salah satu koordinator PKL Kota Blitar, menyampaikan bahwa banyak pedagang kecil kesulitan ikut meramaikan acara karena terbentur persoalan biaya.

“Kami ini pedagang kecil, jualan sempol saja untungnya berapa. Masa harus bayar Rp 3 juta ke EO untuk bisa jualan di event Blitar Djadoel,” ujar Andri saat ditemui di lokasi, Selasa (17/6).

Andri mengungkapkan bahwa sampai saat ini belum ada kejelasan mengenai alokasi tempat berjualan bagi PKL lokal.

Karena itu, sejumlah pedagang terpaksa memasang lapak secara swadaya dengan harapan mendapat perhatian dari pihak penyelenggara maupun pemerintah kota.

“Sekarang ini tempat yang kami tempati belum jelas. Makanya teman-teman PKL berinisiatif memasang sendiri agar dilihat dan dipertimbangkan,” tambahnya.

Pihaknya berharap Pemerintah Kota Blitar memberi ruang bagi PKL lokal untuk ikut meramaikan perayaan Blitar Tempo Doeloe, yang setiap tahun menjadi magnet warga dan wisatawan.

“Kami cuma ingin bisa ikut merayakan Blitar Djadoel. Tolong dibantu agar teman-teman PKL Kota Blitar juga bisa ikut terlibat,” tutup Andri.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Calvin Budi Tandoyo
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.