Tak Sabar Duel Gresik Phonska vs Jakarta Electric: Perang Bintang dan Adu Filosofi di Kota Kembang

oleh -128 Dilihat
JAKARTA ELECTRIC
Para pemain Jakarta Electric PLN di Proliga 2026. (Foto IG)

INTISARI:

  • Laga ini menjadi panggung pembuktian bagi dua setter Timnas, Arneta Putri (Gresik) dan Khalisa Azilia (JEP). Keduanya dikenal memiliki umpan “ajaib” yang mampu memanjakan para penyerang asing di momen krusial.
  • ​Gresik Phonska Plus membawa ambisi besar untuk menghapus label sebagai tim yang paling sering masuk final tanpa pernah juara. Kemenangan atas kolektor 6 gelar, JEP, akan menjadi suntikan mental luar biasa bagi skuad asuhan Alessandro Lodi.
  • ​Penonton akan disuguhkan duel antara sang legenda Agustin Wulandhari (JEP) melawan bintang masa kini Shella Bernadetha (Gresik). Pertarungan ini bukan sekadar soal tinggi badan, melainkan adu taktik dalam membaca arah serangan lawan di depan net.
  • ​Bandung selalu memberikan energi tambahan bagi Jakarta Electric PLN berkat basis suporter mereka yang sangat militan. Kehadiran “pemain ketujuh” di tribun diprediksi akan menjadi tekanan mental tersendiri bagi para pemain Gresik.

KabarBaik.co– GOR Terpadu Bandung dipastikan akan membara pada Sabtu, 24 Januari 2026, pukul 16.00 WIB. Dua kekuatan besar voli putri tanah air saat ini, Gresik Phonska Plus dan Jakarta Electric PLN (JEP), dijadwalkan bentrok dalam laga yang bukan sekadar perebutan tiga poin. Tapi, pembuktian siapa penguasa takhta voli putri sesungguhnya.

​Laga tersebut tampaknya menjadi satu magnet utama seri Bandung. Sebab, bakal mempertemukan dua tim yang sejauh ini tampil nyaris tanpa celah. Berikut bedah kekuatan dan alasan mengapa duel ini menjadi laga yang paling dinantikan:

Status Klasemen: Pertaruhan Puncak Takhta

Hingga memasuki pekan ini, Proliga 2026 seri Medan, kedua tim hanya terpaut satu poin. Kemenangan di Bandung akan menjadi indikator siapa yang berhak menyandang gelar “Ratu Putaran Pertama”. Pada seri Medan, Gresik Phonska Plus telah membungkam tim kuat lain asal Jakarta yant diperkuat eks “Ordal”, Megawati Hangestri, dengan skor 3-1.

Di papan klasemen sementara, Gresik meraup 9 poin dari tiga kali bermain. Semuanya menang sempurna. Sedangkan JEP, mengantongi 8 poin, dari empat kali pertandingan.

Duel Para Boomber: Perang Top Skor

Pertandingan ini akan mempertemukan para mesin pencetak gol terbaik di liga. Statistik mencatatkan persaingan sengit di daftar pencetak poin terbanyak (Top Scorer). Neriman Ozsoy (JEP): memimpin dengan 111 poin. Kekuatan utamanya adalah spike menyilang yang sangat sulit diredam. Lalu, Celese Plak dengan 105 poin, spesialis serangan dari posisi belakang (back attack).

Di kubu Gresik Phonska Plus, Oleksandra Bytsenko dan Annie Mitchem masing-masing 57 dan 56 poin.  Namun, jika JEP sudah bermain empat kali, Gresik baru tiga kali berlaga.

​Jejak Head-to-Head: Dendam dan Dominasi

Secara historis, pertemuan kedua tim selalu menyajikan drama lima set. Dalam tiga pertemuan terakhir di musim sebelumnya, putaran 1, JEP menang tipis 3-2. Putaran 2, Gresik membalas dengan kemenangan telak 3-0. Di Final Four 2025, JEP unggul 3-1 dalam laga tensi tinggi.

Secara keseluruhan, JEP unggul tipis dalam rekor pertemuan. Namun, ingat! Gresik Phonska Plus pada musim 2026 ini datang dengan wajah baru dan pertahanan yang jauh lebih solid serta kolektivitas tinggo  di bawah asuhan pelatih Italia yang bergelar doktor, Alesandro Lodi.

​Adu Taktik Eropa vs Asia

Laga ini juga menjadi panggung Battle of Tactical Schools. Alessandro Lodi membawa disiplin posisi ala Eropa ke kubu Gresik Phonska Plus, menekankan pada pertahanan blok dan efisiensi serangan balik. Sebaliknya, Chamnan Dokmai membawa “Voli Modern Asia” ke JEP, permainan cepat, pertahanan bawah yang ulet, dan servis yang menekan sejak awal.

Publik voli tanah air juga mulai menyebut bahwa laga tersebut juga sebagai Clash of the Titans. Di satu sisi, Jakarta Electric PLN datang dengan status “Ratu Proliga”—pemegang enam gelar juara. Di sisi lain, Gresik Phonska Plus tampil sebagai penantang utama yang haus gelar pertama mereka.

​”Ini bukan sekadar soal poin, tapi soal mentalitas. Siapa yang lebih tenang di bawah tekanan ribuan penonton di Bandung, dialah yang akan keluar sebagai pemenang,” ujar Muslih Hasyim, salah satu pengamat voli Gresik.

GRESIK VOLI
Tim voli putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia.

Prediksi Player of the Match:

Jakarta Electric PLN (JEP)

​1. Neriman Ozsoy (Outside Hitter – Turki)

​Mengapa dia? Pemain veteran ini sedang dalam kondisi “api”. Dalam empat laga terakhir, ia rata-rata mencetak 27 poin per pertandingan. Kemampuannya melakukan spike tajam di momen krusial (poin kritis) menjadikannya tumpuan utama JEP. Statistik kunci, efisiensi serangan mencapai 52 persen dan merupakan pemain dengan service ace terbanyak di tim JEP.

2. Khalisa Azilia Rahma (Setter)

Mengapa dia? Jika JEP menang, itu karena di antaranya kecerdikan Khalisa. Dalam seri sebelumnya, ia sangat berani memainkan bola quick meskipun dalam tekanan. Kecepatan distribusinya akan menjadi kunci untuk membongkar blok tinggi pemain Gresik.

Gresik Phonska Plus

​1. Mediol Stiovany Yoku (Outside Hitter/Opposite)

​Mengapa Dda? Mediol termasuk “nyawa” permainan Gresik Phonsa Plus. Dalam tiga laga terakhir, ia tidak hanya tajam dalam menyerang, tapi juga luar biasa dalam bertahan (dig). Ia sering kali menjadi pemecah kebuntuan saat duo asing Gresik dijaga ketat lawan. ​Rata-rata 15 successful digs per pertandingan dan kontribusi poin stabil di atas 15 angka.

​2. Annie Mitchem (Outside Hitter – USA)

​Mengapa dia? Dengan tinggi 192 cm, Annie adalah mimpi buruk bagi pertahanan JEP. Ia sangat dominan di posisi 4. Jika ia berhasil menemukan ritmenya sejak set pertama, sulit bagi JEP untuk membendung laju poin Gresik.

​Jangan lupakan Shella Bernadetha (Gresik) dan Agustin Wulandhari (JEP). Meskipun berposisi sebagai Middle Blocker, satu atau dua blok krusial dari mereka di akhir set bisa mengubah arah pertandingan sepenuhnya.

Siapa yang bakal unggul? ​JEP menang jika mereka bisa merusak receive (penerimaan bola) Gresik lewat servis tajam, sehingga Arneta tidak bisa memberi bola cepat ke Annie Mitchem. ​Sementara itu, Gresik menang jika blok mereka bekerja dengan baik meredam Neriman Ozsoy dan memaksa JEP melakukan banyak kesalahan sendiri (unforced errors).

Apakah tembok kokoh Gresik Phonska Plus mampu meredam gempuran badai dari Jakarta Electric PLN? Ataukah kecepatan JEP yang akan mengacak-acak pertahanan tim asal Jawa Timur tersebut? Jawabannya akan tersaji Sabtu ini. Jangan lewatkan. (*)

Yuk, mari ikuti Poling Kami siapa juara Proliga 2026 sektor putri di media KabarBaik.co

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.