Tak Tahan Antre Berjam-jam karena Macet, Pemudik ke Gilimanuk Beralih dari Bus ke Ojek Online

oleh -125 Dilihat
Pemudik tiba di Pelabuhan Ketapang.
Pemudik tiba di Pelabuhan Ketapang.

KabarBaik.co, Banyuwangi – Antrean panjang kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk saat arus mudik Lebaran masih terjadi hingga H-5 lebaran pada Senin (16/3). Karena antrean itu, sejumlah pemudik memilih cara alternatif agar bisa segera menyeberang ke Jawa. Salah satunya dengan berpindah dari kendaraan yang mereka tumpangi ke ojek online.

Seperti dikatakan Imam pemudik tujuan Jember. Ia berangkat pagi naik bis kecil dari Denpasar menuju Pelabuhan Gilimanuk. Sekitar pukul 10.00 WITA ia terjebak macet, berjarak sekitar 35 kilometer dari Pelabuhan.

Tak kuat menunggu, ia dan temannya memilih turun bus dan melanjutkan perjalanan menggunakan ojek online agar bisa lebih cepat sampai ke pelabuhan.

“Antreannya panjang sekali, lebih dari 35 kilometer. Saya dan teman akhirnya turun naik gojek supaya bisa sampai pelabuhan,” kata Imam saat di Pelabuhan Ketapang.

Menyewa dua gojek dari titik macet hingga Pelabuhan Gilimanuk, ia dimintai tarif Rp 250 ribu. “Memang harus mengeluarkan biaya tambahan, gak masalah lah yang penting bisa segera sampai,” ujarnya.

Serupa dilakukan Siti Fadilah, pemudik tujuan Lumajang. Ia bersama anaknya naik bus, dari Denpasar. Seingatnya ia terjebak macet di daerah Jembrana.

“Lama sekali tidak bergerak, akhirnya saya naik ojek ke Pelabuhan,” ujarnya.

Dari titik ia terjebak macet hingga ke Pelabuhan Gilimanuk ia dan anaknya dikenai tarif Rp 200 ribu.

Berbeda dengan Ferdi, pemudik tujuan Bondowoso. Ia berangkat dari Denpasar pada Sabtu (14/3) malam sekitar pukul 22.00 WITA naik travel. Karena kepalang membayar banyak untuk travel, ia hanya bisa pasrah.

“Kemarin malam berangkat jam 10 dari Denpasar. Sampai Negara sekitar jam 12 malam sudah kena macet dan tidak bergerak sampai pagi,” kata Ferdi.

Kemacetan yang panjang membuat perjalanan yang biasanya hanya beberapa jam menjadi sangat lama. Ia baru bisa tiba di Pelabuhan Ketapang pada Minggu (15/3) sekitar pukul 11.43 WIB.

“Hingga siang tadi masih macet, perkiraaan masih 30 kilometer macetnya,” ujarnya.

Sebagai informasi, pergerakan pemudik dari Bali ke Jawa mulai menunjukkan peningkatan pada H-6 lebaran 2026. Berdasarkan data Posko Gilimanuk selama 24 jam pada Minggu 15 Maret 2026 pukul 00.00–23.59 WIB, tercatat sebanyak 80.416 penumpang menyeberang dari Bali menuju Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk.

Jumlah tersebut meningkat 33,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebanyak 60.099 orang.
Pada periode yang sama, jumlah perjalanan kapal atau trip di Pelabuhan Gilimanuk tercatat sebanyak 247 trip.

Peningkatan paling signifikan terjadi pada kendaraan roda dua. Tercatat sebanyak 18.306 unit sepeda motor menyeberang dari Bali ke Jawa pada H-6, naik 52,7 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 11.987 unit.

Sementara itu, kendaraan roda empat tercatat sebanyak 5.044 unit atau naik 9,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 4.620 unit. Sedangkan kendaraan truk tercatat sebanyak 1.590 unit atau turun 13,4 persen dari tahun lalu yang mencapai 1.835 unit.

Adapun kendaraan bus tercatat sebanyak 945 unit atau meningkat 39 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 680 unit. Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Bali menuju Jawa pada H-6 mencapai 25.885 unit atau meningkat 35,4 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 19.122 unit.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Windy Andale mengatakan peningkatan arus kendaraan, terutama sepeda motor, menunjukkan mulai terjadinya puncak pergerakan pemudik dari Bali menuju Jawa.

“Peningkatan signifikan terlihat pada kendaraan roda dua. Hal ini menunjukkan pergerakan pemudik dari Bali menuju Jawa mulai meningkat menjelang penutupan penyeberangan saat Hari Raya Nyepi,” kata Windy.

Ia menambahkan, secara kumulatif jumlah penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa sejak H-10 hingga H-6 tercatat sebanyak 232.640 orang.

Jumlah tersebut naik tipis 0,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 232.518 orang. Sedangkan total kendaraan yang menyeberang pada periode tersebut mencapai 74.762 unit atau meningkat 5,5 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 70.892 unit.

Sementara itu, untuk arus sebaliknya dari Jawa menuju Bali melalui Pelabuhan Ketapang pada H-6 tercatat sebanyak 26.892 penumpang menyeberang. Jumlah tersebut turun 1,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 27.219 orang.

Jumlah perjalanan kapal di Pelabuhan Ketapang pada periode tersebut tercatat sebanyak 255 trip. Untuk kendaraan roda dua tercatat sebanyak 570 unit atau naik 19,5 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 477 unit.

Kendaraan roda empat tercatat sebanyak 2.114 unit atau naik 19,1 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 1.775 unit. Sementara kendaraan truk tercatat sebanyak 1.564 unit atau turun 7,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.699 unit.

Adapun kendaraan bus tercatat sebanyak 671 unit atau turun 14,5 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 785 unit. Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Bali pada H-6 mencapai 4.919 unit atau naik 3,9 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 4.736 unit.

Secara kumulatif sejak H-10 hingga H-6, jumlah penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali tercatat sebanyak 127.473 orang atau naik 2,8 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 124.004 orang.

Sedangkan total kendaraan yang menyeberang mencapai 26.072 unit atau meningkat 5,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 24.671 unit.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.