Tanggapan PCNU Sidoarjo Soal Sound Horeg Dipakai Bangunkan Sahur

oleh -57 Dilihat
Ilustrasi sound horeg (AI)

KabarBaik.co, Sidoarjo – Maraknya tren membangunkan sahur menggunakan sound horeg dengan dentuman keras menuai beragam tanggapan di masyarakat. Tradisi yang dulu identik dengan kentongan dan alat sederhana kini berkembang mengikuti zaman, namun memunculkan pertanyaan terkait batasan dan hukumnya dalam Islam.

Ketua PCNU Sidoarjo KH Zainal Abidin menegaskan bahwa membangunkan sahur pada dasarnya merupakan perbuatan baik dan bernilai ibadah. Hal tersebut termasuk bentuk saling mengingatkan dalam kebaikan, sebagaimana dianjurkan dalam ajaran Islam yang dianut warga Nahdlatul Ulama.

“Pada dasarnya membangunkan sahur itu baik. Itu bagian dari saling mengingatkan dalam kebaikan. Kasih sayang dan saling mengingatkan dalam kebaikan adalah hal yang baik,” ujar KH Zainal, Sabtu (21/2).

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa penggunaan sound horeg harus mempertimbangkan dampak terhadap lingkungan sekitar. Jika suara yang dihasilkan terlalu keras hingga mengganggu kenyamanan warga, maka hal tersebut sebaiknya dihindari.

“Kalau digunakan dengan suara keras sampai mengganggu kenyamanan warga, itu harus dihindari,” tegasnya.

Dalam kaidah fikih, segala sesuatu yang menimbulkan mudharat atau gangguan bagi orang lain tidak dibenarkan. Ia menjelaskan, penggunaan pengeras suara tetap diperbolehkan selama berada dalam batas kewajaran dan tidak melampaui ambang batas kenyamanan masyarakat.

“Kalau dalam ambang batas volume yang nyaman untuk pendengaran umum, saya pikir itu tidak menjadi soal,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya mempertimbangkan kondisi sosial masyarakat yang beragam, mulai dari bayi, lansia, hingga warga non-Muslim. Menurutnya, menjaga kenyamanan bersama merupakan bagian dari menjaga kemaslahatan.

“Kondisi lingkungan harus menjadi pertimbangan. Pilih yang jelas diterima umum dan nyaman untuk kebersamaan dan kemaslahatan. Wallahu a’lam bishawab,” tutupnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.