Terima Massa Aksi Jagal Pegirian, Wakil Ketua DPRD Surabaya Desak RPH Buka Ruang Dialog

oleh -86 Dilihat
dprd sby
Wakil ketua DPRD kota Surabaya Arif Fathoni menemui massa aksi. (Sugiantoro).

KabarBaik.co – Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni, menerima kedatangan massa aksi dari para jagal yang melakukan unjuk rasa di depan gedung DPRD Kota Surabaya, Senin (12/1). Kedatangan mereka bertujuan untuk menyuarakan keberatan terkait rencana relokasi Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian ke RPH Surya (Tambak Osowilangun).

Dalam pertemuan tersebut, Arif Fathoni menilai ada sumbatan komunikasi antara pihak manajemen RPH selaku leading sector dengan para mitra jagal. Menurutnya, gejolak ini tidak akan terjadi apabila RPH sejak awal membuka ruang diskusi secara komprehensif.

“Kami menangkap bahwa RPH belum membuka ruang dialog secara komprehensif dengan mitra-mitranya. Andai kata kewajiban membuka ruang dialog itu ditunaikan dengan baik, saya pikir tidak akan ada percikan ketidakpuasan seperti siang hari ini,” ujar Fathoni usai menemui massa.

Politisi dari Partai Golkar ini menekankan pentingnya membangun chemistry yang sama antara RPH dan para jagal. Hal ini krusial dilakukan agar tidak terjadi gangguan pada rantai pasokan kebutuhan daging di Kota Surabaya maupun daerah penyangga lainnya yang selama ini bergantung pada RPH Surabaya.

Sebagai bentuk dukungan moral, Fathoni menandatangani surat aspirasi yang diajukan oleh massa aksi. la menegaskan bahwa DPRD sebagai pelayan rakyat harus memiliki nafas perjuangan yang sama dengan apa yang dikehendaki masyarakat.

“Tadi saya bertanya, apakah ini sudah final atau masih terbuka ruang dialog? Teman-teman jagal ternyata masih membuka opsi dialog. Agama pun mengajarkan bahwa setiap problematika harus diselesaikan dengan dialog,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Fathoni menyatakan bahwa DPRD Kota Surabaya akan segera memfasilitasi pertemuan antara pihak terkait untuk mencari titik tengah atau win-win solution. la mengingatkan bahwa hubungan antara RPH dan para jagal adalah ekosistem yang bersifat simbiosis mutualisme yang tidak dapat dipisahkan.

Meski demikian, ia menyadari adanya batasan kewenangan antara legislatif dan eksekutif. DPRD tidak bisa mengintervensi keputusan eksekutif secara langsung karena pemisahan kekuasaan, namun pihaknya berkomitmen mencari formula terbaik.

“Mudah-mudahan dengan ruang dialog yang kami fasilitasi nanti, tercipta titik tengah yang happy ending bagi semuanya. Kami ingin para pedagang tidak merasa diberatkan dan stabilitas pangan tetap terjaga,” pungkasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.