Terminal Teluk Lamong Gandeng Basarnas Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

oleh -138 Dilihat
Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran, pengetahuan, serta kesiapsiagaan seluruh insan perusahaan beserta keluarga dalam menghadapi potensi keadaan darurat dan bencana.

KabarBaik.co, Surabaya – Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026, PT Terminal Teluk Lamong (TTL) berkolaborasi dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menggelar sosialisasi tanggap darurat kebencanaan. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring.

Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran, pengetahuan, serta kesiapsiagaan seluruh insan perusahaan beserta keluarga dalam menghadapi potensi keadaan darurat dan bencana, baik yang bersumber dari faktor alam maupun non-alam. Keterampilan yang diberikan diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi operasional perusahaan, tetapi juga dapat diterapkan di lingkungan masyarakat.

Senior Manajer QHSSE PT Terminal Teluk Lamong, Anang Januriandoko, menegaskan bahwa penguatan kesiapsiagaan merupakan bagian penting dari penerapan budaya keselamatan kerja di perusahaan. Menurutnya, keselamatan dan kesehatan kerja menjadi prioritas utama yang terus diperkuat melalui berbagai upaya preventif.

“Keselamatan dan kesehatan kerja adalah prioritas utama PT Terminal Teluk Lamong. Melalui sosialisasi ini, kami mendorong seluruh pegawai memiliki pemahaman yang komprehensif serta kesiapan yang memadai dalam menghadapi berbagai potensi bencana dan kondisi darurat, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat,” ujar Anang, Jumat (30/1).

Dalam kegiatan tersebut, TTL menghadirkan Kepala Seksi Sumber Daya Kantor SAR Semarang, Asnawi Suroso, S.I.Kom., M.M., sebagai narasumber. Ia memaparkan materi terkait mitigasi bencana banjir, gempa bumi, dan tanah longsor, serta pengenalan Assessment Search and Rescue (ASR) sebagai langkah awal dalam penanganan keadaan darurat.

Selain itu, peserta juga dibekali pengetahuan praktis mengenai teknik dasar pemindahan korban bencana secara aman, Resusitasi Jantung Paru (RJP), serta penanganan awal terhadap kondisi pendarahan dan hipotermia. Seluruh materi disampaikan secara interaktif agar mudah dipahami dan dapat diaplikasikan dalam situasi nyata.

“Aspek terpenting dalam tanggap darurat adalah kesiapan sumber daya manusia. Pengetahuan yang tepat akan membantu meminimalkan risiko dan meningkatkan peluang keselamatan korban saat bencana terjadi,” jelas Asnawi.

Pelaksanaan sosialisasi ini dilatarbelakangi oleh kondisi global yang semakin dinamis, termasuk dampak perubahan iklim yang meningkatkan potensi bencana hidrometeorologi, serta berbagai risiko lain yang dapat memengaruhi keselamatan kerja dan keberlangsungan operasional perusahaan.

Melalui kegiatan ini, PT Terminal Teluk Lamong berharap dapat meningkatkan kewaspadaan, membangun budaya sadar risiko, serta memperkuat komitmen penerapan sistem tanggap darurat yang terencana dan terintegrasi. Langkah tersebut sejalan dengan semangat Bulan K3 Nasional dalam mewujudkan lingkungan kerja yang aman, tangguh, dan berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.