GRESIK – Malahatul Fardah kini tidak lagi menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Pemkab Gresik.
Dia dimutasi menjadi staf biasa di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Gresik lantaran tersandung kasus korupsi dana hibah UMKM tahun 2022.
Seperti diketahui, Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik telah menetapkan Malahatul Fardah sebagai tersangka dugaan kasus rasuah tersebut.
Mutasi Malahatul Fardah itu dibenarkan Sekda Gresik Achmad Wasil Miftahul Rachman.
“Iya (dimutasi, red), biar Bu Fardah bisa konsentrasi untuk menyelesaikan kasus di Diskoperindag,” ucap Sekda Washil kepada awak media, Selasa (2/1/2024).
Malahatul Fardah selanjutnya menjadi staf di lingkungan Setda Gresik. “Nanti posisinya sebagai staf biasa,” imbuhnya.
Sementara posisi Kepala Diskoperindag yang ditinggalkan Malahatul Fardah sekarang diisi Darmawan. Darmawan sebelumnya menjabat sebagai Kepala BPBD Gresik.
Seperti diketahui, Kejari Gresik tengah mendalami dugaan kasus korupsi dana hibah UMKM tahun 2022 di Diskoperindag Pemkab Gresik.
Anggarannya sebesar Rp 19,5 miliar diperuntukkan bagi 782 kelompok usaha mikro (KUM). Namun yang berhasil terealisasi hanya Rp 17,6 miliar kepada 774 KUM atau UMKM.(kb04)







