KabarBaik.co – Seorang perempuan pejalan kaki di Kabupaten Bojonegoro meregang nyawa setelah tertemper Kereta Api (KA) Ambarawa Ekspres di jalur rel kereta api antara Stasiun Bojonegoro dan Kalitidu.
Korban diketahui bernama Ermien Hardyasrini (64), warga Perumahan Wisma Indah Timur, Jalan Asoka No.10, RT 04/RW 06, Kelurahan Ledok Kulon, Kabupaten Bojonegoro. Insiden naas itu diketahui terjadi sekitar pukul 11.10 WIB menjelang salat Jumat. Saat itu korban tengah berjalan menyebrang di perlintasan kereta api dari arah utara ke selatan.
Namun, naas dari arah barat di jalur hulu km 123+200 melintas KA Ambarawa Ekspres. Korban yang tidak menyadari kedatangan kereta api akhirnya tertemper dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi akibat mengalami luka berat.
Manajer Humas Daop 8 Surabaya, Luqman Arif membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, KA Ambarawa ekspres relasi Semarang-Surabaya tertemper orang di KM 123 – 400 antara Stasiun Kalitidu-Stasiun Bojonegoro.
“Akibat kejadian tersebut KA Ambarawa Ekpres berhenti luar biasa (BLB) di lokasi guna pemeriksaan kondisi lokomotif dan rangkaian KA,” jelas Luqman.
Setelah dipastikan aman, lanjut Luqman, perjalan KA Ambarawa Ekspres lalu dilanjutkan kembali. “Setelah dilakukan pemeriksaan oleh awak sarana perkeretaapian dan dinyatakan aman, KA Ambarawa Ekpres melanjutkan perjalanan kembali pada 11.16 WIB,” paparnya.
Sementara itu, dengan adanya kejadian tersebut, tim keamanan dari Stasiun Bojonegoro bersama anggota Polsek Bojonegoro segera mendatangi lokasi kejadian. Petugas langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dari kerumunan warga, menjaga kelancaran perjalanan kereta (perka), dan mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara Bojonegoro. (*)







