Tes Potensi Akademik SPMB SMPN Gresik 2025 Diwarnai Gangguan Server

oleh -778 Dilihat
dd34dc70 289a 4e87 be11 5f8fdc6dcab1
TPA SPMB SMPN 17 Gresik. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – Tes Potensi Akademik (TPA) dalam rangkaian Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kabupaten Gresik tahun ajaran 2025/2026 diwarnai gangguan teknis. Ujian yang semestinya dimulai pagi hari, terpaksa molor hingga siang karena kendala server.

Di SMPN 17 Gresik, pelaksanaan TPA yang digelar kemarin Rabu (2/7), sempat tertunda dari jadwal semula. Ketua Panitia SPMB SMPN 17 Gresik Alwan, menyebut masalah terjadi di sisi sistem pusat.

“Iya, tadi ada masalah trouble sehingga waktunya dimundurkan dari jadwal biasanya,” ujar Alwan, Kamis (3/7).

Seharusnya, ujian digelar dalam dua sesi yaitu pukul 07.30–09.00 WIB dan pukul 10.00–12.00 WIB. Namun, karena kendala tersebut, jadwal TPA diundur dan baru dimulai pukul 12.00 WIB hingga 14.00 WIB.

TPA di SMPN 17 Gresik diikuti oleh 120 peserta. Dari jumlah tersebut, 108 siswa memilih SMPN 17 sebagai sekolah tujuan utama, sedangkan 12 siswa lainnya berasal dari SMPN 34 Gresik yang turut mengikuti ujian di SMPN 17 sebagai lokasi alternatif.

“Pagu di SMPN 17 sebanyak 288 kursi, dengan kapasitas tiap kelas 32 siswa. Dari jalur TPA ini akan diambil 20 persen, atau sekitar 58 siswa,” terang Alwan.

Materi ujian meliputi Bahasa Indonesia, Matematika, serta Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), semuanya berbasis kurikulum SD/MI. Pengumuman hasil TPA dijadwalkan mulai Kamis (3/6), pukul 10.00 WIB, dan akan dilanjutkan dengan proses daftar ulang hingga Jumat (4/6).

Alwan berharap pelaksanaan SPMB ke depan bisa lebih baik dan siap dari sisi teknis, terutama server. “Kami berharap tidak ada kendala-kendala kembali untuk SPMB ke depan. Artinya, sistemnya harus lebih siap lagi tahun depan,” tegasnya.

Diketahui, hal serupa juga terjadi di beberapa lokasi lain seperti di SMPN 1 Gresik, para siswa peserta ujian sesi pertama pada pukul 09.00 WIB harus menunggu hingga server kembali normal. Situasi serupa juga terjadi di SMPN 2 Gresik. Para siswa harus menunggu sekitar 15 menit saat proses masuk ke dalam halaman soal.

Di sisi lain, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, Herawan Eka Kusuma, menyebut total peserta TPA SPMB tahun ini mencapai 2.710 siswa. Sedangkan kuota jalur TPA hanya tersedia untuk 1.276 kursi.

“Seluruh tahapan telah berjalan. Jalur prestasi akademik, non-akademik, dan tahfidz minimal tiga juz sudah diverifikasi. Sekarang kita masuk tahap terakhir, yakni TPA untuk jalur umum,” ujar Herawan.(*)

 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Muhammad Wildan Zaky
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.