KabarBaik.co- Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) bergulir kembali. Pada MTQ XXX kali ini, Provinsi Kalimatan Timur (Kaltim) giliran menjadi tuan rumah lagi. Tepatnya, di Kota Samarinda. Event rutin dua tahunan itu resmi dibuka pada Minggu (7/9) dan ditutup 16 September.
Kafilah Jatim sebanyak 120 orang. Mereka terdiri atas 54 peserta, 26 pembina, 9 pendamping anak dan disabilitas, serta 31 orang official. Kafilah telah diberangkatkan Pj Gubernur Jatim Adhy Karyano, Jumat (6/9).
Sebelumnya, di MTQ 2022 yang berlangsung di Kalimantan Selatan (Kalsel), Jatim menjadi juara umum. Meraih 14 medali emas, 4 medali perak, dan 5 medali perunggu. Jatim kali terakhir meraih juara umum pada 1985 silam di Pontianak. Artinya, penantian panjang selama 37 tahun.
Sejak MTQ bergulir 1968 silam, juara umum kerap didominasi DKI Jakarta. Namun, pada 2022, DKI Jakarta harus puas berada di posisi kedua dengan hanya meraih 8 medali emas, 7 medali perak, dan 7 medali perunggu. Sedangkan tuan rumah Kalsel juara ketiga dengan meraih 8 emas, 6 perak, dan 4 perunggu.
Apakah Jatim bakal sukses mempertahankan juara umum? Adhy mengatakan optimistis. Selama ini, kafilah Jatim tentu sudah melakukan persiapan sejak jauh-jauh hari. Selain itu, juga didukung kualitas para kafilah yang mumpuni di masing-masing bidang.
“Dengan kesiapan dari awal, intensitas latihan dan bimbingan yang lebih intensif, juga dengan kualitas kafilah maupun pembinanya, Insya Allah strategi kita sama bahkan lebih matang,” tuturnya.
Adhy menyampaikan, harapan bisa mempertahankan juara umum memang bukanlah hal mudah. Namun, sebagai provinsi dengan ribuan pesantren, pihaknya menilai banyak sekali potensi besar untuk memberikan sumbangsih terbaik lewat kafilah-kafilah yang sudah terpilih dan terlatih sebelumnya. “Tentu manifestasinya adalah sebagai juara umum. Insya Allah kita bisa,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Adhy berpesan agar selama mengikut MTQ para kafilah juga menjaga kesehatan fisik dan mental serta kekompakan. Dia menegaskan, ajang MTQ ini merupakan bagian dari pejuangan untuk membantu memperkuat pembangunan sumber daya manusia dari sisi spiritual di Jatim.
‘’Kami juga memohon seluruh masyarakat Jawa Timur turut serta memberikan dukungan dan doa bagi kafilah MTQ Jatim,’’ kata mantan Sekdaprov Jatim itu.
Dia menambahkan, Pemprov Jatim juga telah menyiapkan bonus bagi kafilah Jatim. Terlebih, jika berhasil kembali meraih juara umum. Karena itu, pihaknya meminta agar seluruh kafilah benar-benar berikhtiar dengan sempurna dan maksimal. “Soal bonus sudah kita siapkan,’’ pungkasnya. (*)