KabarBaik.co – Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI tingkat Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Jember resmi berakhir pada Jumat (19/9) lalu.
Dalam ajang itu, Jember mencetak sejarah manis dengan meraih peringkat ketiga yang merupakan pencapaian terbaik sepanjang keikutsertaan.
Sebagai tuan rumah, Jember sukses menembus tiga besar setelah mengumpulkan 97 poin dari perolehan lima medali emas, tiga perak, dan tiga perunggu.
Hasil ini menempatkan Jember di bawah Kabupaten Gresik (132 poin) dan Kabupaten Sidoarjo (113 poin).
Bupati Jember Muhammad Fawait, mengungkapkan rasa syukurnya atas keberhasilan ini. Ia menyebutkan, berdasarkan testimoni gubernur dan para ulama, MTQ di Jember menjadi yang terbesar dan terbaik dalam sejarah MTQ Jatim.
“Ini adalah ungkapan bahwa masyarakat Jember mencintai Alquran, para kiai, ulama, dan hafidz-hafidzah,” ujar Gus Fawait, Minggu (21/9).
Gus Fawait menambahkan, keberhasilan ini kian melengkapi kebanggaan Jember sebagai daerah dengan pondok pesantren terbanyak di Jawa Timur.
“Kebetulan bupatinya adalah seorang santri. Maka, event besar di Jember hari ini salah satunya adalah event-nya santri, Musabaqah Tilawatil Qur’an,” katanya.
Sebagai bentuk penghargaan, Bupati Fawait mengumumkan beasiswa pendidikan tinggi bagi para kafilah Jember yang berhasil meraih juara.
“Alhamdulillah kalau kemarin 10 besar, Jember hari ini juara tiga. Bagi kafilah Jember yang berprestasi, sudah saya sampaikan bahwa mereka akan mendapatkan beasiswa sampai kuliah,” tegas Gus Fawait.
Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember juga menyiapkan program beasiswa kuliah bagi 20 ribu anak Jember selama lima tahun ke depan, termasuk dari kalangan santri.
“Kami akan memberikan beasiswa lima tahun ke depan. Sebanyak 20 ribu anak Jember akan kami kuliahkan sampai lulus di seluruh kampus di Indonesia, termasuk kategori santri,” tutupnya. (*)






