Jelang JFC 2026, Keterisian Penumpang di Bandara Notohadinegoro Jember Meroket hingga 89,6 Persen

oleh -73 Dilihat
Pegalaran Jember Fashion Carnaval (JFC). (Foto: Ist)
Pegalaran Jember Fashion Carnaval (JFC). (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Jember – Geliat penerbangan di Bandara Notohadinegoro Jember menunjukkan tren yang sangat positif. Menjelang pelaksanaan berbagai gelaran besar di daerah tersebut, angka okupansi penumpang melonjak tajam hingga menyentuh angka 89,6 persen untuk rute pulang-pergi (PP).

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Jember Gatot Triyono, membenarkan adanya kenaikan grafik jumlah penumpang yang signifikan per awal Juli ini.

“Jika dirata-rata dalam beberapa pekan lalu, keterisian pesawat sebenarnya berada di angka 50 persen ke atas. Namun, memasuki beberapa hari terakhir ini, lonjakannya luar biasa hingga mencapai 89,6 persen,” jelas Gatot, Jumat (10/7).

Sebagai gambaran riil dari lonjakan tersebut, Gatot memaparkan data keterisian kursi pesawat dari total 72 kapasitas yang tersedia, rute Halim Perdanakusuma ke Jember, terisi sekitar 60 kursi. Sedangkan Jember ke Halim Perdanakusuma, 69 kursi.

“Total Akumulasi (PP), rata-rata mencapai 129 kursi terisi dari total kapasitas penerbangan bolak-balik,” ungkapnya.

Pihaknya optimistis bahwa ajang berskala internasional, Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026, akan menjadi magnet utama yang mendongkrak sirkulasi penumpang ke depannya.

Untuk menyambut momentum tersebut, Dishub Jember telah melakukan koordinasi intensif dengan manajemen JFC serta dua maskapai yang beroperasi di sana, yaitu Fly Jaya dan Wings Air.

Kolaborasi ini diharapkan dapat memastikan ketersediaan kuota kursi bagi para wisatawan dan penonton dari luar daerah yang ingin menyaksikan JFC secara langsung.

Bukan hanya fokus pada sektor penumpang, Bandara Notohadinegoro kini juga aktif memfasilitasi sektor logistik melalui layanan kargo. Layanan ini dijadwalkan rutin setiap hari Selasa dan Kamis, dengan komoditas utama berupa ekspor lobster berkisar antara 50 hingga 100 kg per penerbangan.

Di sisi lain, masa depan bandara ini diproyeksikan akan semakin besar. Pemerintah Kabupaten Jember tengah gencar melobi Pemerintah Pusat agar proyek perpanjangan landasan pacu (runway) sepanjang 500 meter bisa segera direalisasikan tahun depan.

Langkah strategis yang dikawal langsung oleh Bupati Jember ini bertujuan agar Bandara Notohadinegoro nantinya mampu didarati oleh pesawat berbadan lebar jenis Airbus.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.