Tiga Hari Tertimbun Reruntuhan Musala Ambruk, Santri Ponpes Al Khoziny Ditemukan Hidup

oleh -987 Dilihat
PWNU KE KHOZINY
Rombongan PWNU Jatim saat melihat kondisi musala di PP Al Khoziny yang ambruk, setelah memberikan bantuan.

KabarBaik.co – Harapan yang nyaris pupus akhirnya pecah menjadi kabar gembira. Seorang santri berusia 13 tahun bernama Syehlendra Haical berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat setelah tiga hari terjebak di bawah reruntuhan musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur.

Sebelumnya, nama Haical megemuka melalui sebuah video yang viral. Dalam video itu memperlihatkan petugas SAR terus mengajaknya berbicara untuk menjaga kesadarannya, walaupun tubuhnya tampak terimpit puing bangunan. “Haical, kamu sakit apa, Nak? Sabar ya, ini usaha,” terdengar suara salah seorang petugas dalam rekaman tersebut.

Alhamdulillah, Haical akhirnya berhasil diangkat dari reruntuhan pada Rabu (1/10), sekitar pukul 15.10 WIB, setelah tim SAR berjibaku menembus puing-puing beton. Bocah itu segera dilarikan ke RSUD R. T. Notopuro Sidoarjo.

“Kondisinya bagus, hasil foto rontgen dari kepala, panggul, kaki, hingga jari semuanya normal,” ujar Direktur RSUD R. T. Notopuro, dr. Atok Irawan kepada awak media.

Haical hanya mengalami kelelahan, dehidrasi, dan sedikit lebam akibat terhimpit, namun dinyatakan selamat. Saat ini, Haical masih dirawat di Instalasi Gawat Darurat )IGD) untuk pemulihan kondisi. “Kami observasi, terapi, dan berikan asupan nutrisi. Alhamdulillah tidak ada luka terbuka,” tambah Atok.

Sementara itu, proses evakuasi masih berlanjut. Hingga Rabu siang, tim SAR gabungan menemukan dua korban di sektor A1, salah satunya dalam kondisi meninggal dunia.

Diketahui, bangunan musala tiga lantai di area asrama putra Ponpes Al Khoziny ambruk pada Senin (29/9), sekitar pukul 15.00 WIB, tepat ketika para santri tengah melaksanakan salat Asar. Kepala Basarnas Pusat Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii memastikan pencarian korban terus dilanjutkan.

“Alhamdulillah ada yang berhasil diselamatkan. Mudah-mudahan segera pulih. Namun, ada pula yang ditemukan meninggal dunia,” kata Syafii di lokasi. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Supardi


No More Posts Available.

No more pages to load.