KabarBaik.co, Batu – Konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah berdampak pada kepulangan sejumlah jemaah umrah asal Kota Batu. Hingga Jumat (6/3), tercatat masih ada tiga jemaah yang tertahan di Arab Saudi karena kendala ketersediaan transportasi udara.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Batu, Basuki Rahmat mengatakan meski belum bisa kembali ke tanah air, kondisi para jemaah tersebut dipastikan aman. Saat ini mereka masih menunggu jadwal penerbangan untuk pulang ke Indonesia.
“Sedangkan yang satu lagi itu ada sekitar lima jemaah, tapi yang dua sudah pulang, tinggal tiga yang ada di sana dalam kondisi aman, semuanya aman,” ujar Basuki saat ditemui di kantornya, Jumat (6/3).
Menurut Basuki, tertundanya kepulangan tiga jemaah tersebut disebabkan kesulitan mendapatkan tiket pesawat di tengah situasi yang dinamis di wilayah Timur Tengah. Meski demikian, pihak travel telah berupaya mengatasi kendala tersebut.
“Memang ada yang tertahan, yang waktunya pulang tidak bisa pulang. Sebelumnya memang agak sulit untuk mencari tiket, dan alhamdulillah sudah mendapatkan tiket, insya Allah segera pulang,” jelasnya.
Berdasarkan data Kemenhaj Kota Batu, mayoritas jemaah umrah asal daerah tersebut telah kembali ke tanah air dengan selamat. Sebanyak 21 jemaah dari kolaborasi dua travel mendarat di Indonesia pada Kamis malam (5/3), disusul 23 jemaah dari travel lainnya yang tiba pada Jumat siang (6/3).
“Alhamdulillah mayoritas sudah sampai di tanah air, termasuk Kepala Kemenag Kota Batu yang berangkat juga sudah pulang dan sekarang ada di Bojonegoro. Alhamdulillah keseluruhan kembali dengan aman,” tambah Basuki.
Meski demikian, dampak situasi di Timur Tengah juga membuat rencana keberangkatan jemaah umrah berikutnya harus ditunda. Sebanyak 12 jemaah asal Kota Batu yang dijadwalkan berangkat pada 5 Maret 2026 dengan program Lailatul Qadar terpaksa menunda perjalanan mereka.
“Ada 12 jemaah yang punya program Lailatul Qadar. Itu inisiatif dari travel untuk menunda keberangkatan dulu. Rencananya dalam minggu ini berangkat, tapi dari travel memilih menunda,” terangnya.
Basuki menambahkan, berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, kondisi pelaksanaan ibadah di Makkah saat ini tetap kondusif. Oleh karena itu, Kemenag Kota Batu mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak khawatir secara berlebihan. (*)






