KabarBaik.co – Tiga dari empat jenazah yang ditemukan pada Rabu dan Kamis (9-10/7) berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI). Salah satu jenazah yang teridentifikasi adalah warga negara Malaysia.
Kasubid Dokpol Polda Jatim AKBP Adam Bimantoro mengatakan, korban pertama yang terindentifikasi adalah jenazah ke-11 atas nama Novan Hardiansyah, 15 tahun, warga Dusun Kunir, Desa/Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi.
Jenazahnya ditemukan di perairan Jembrana, Rabu (9/7). Sebelumnya tim kesulitan mengidentifikasi karena jenazah sudah mengalami pembusukan lanjut.
Jenazah tersebut akhirnya berhasil diidentifikasi dari hasil pemeriksaan medis dan properti barang kepemilikan.
Korban KMP Tunu Pratama Jaya berikutnya yang terindentifikasi adalah Sopian Wibowo, 18 tahun, warga Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara. Jenazah Sopian sebelumnya ditemukan di perairan Banyu Biru, Banyuwangi.
“Terindentifikasi berdasarkan gigi, medis, dan properti barang kepemilikan,” kata Adam, Kamis (10/7) malam.
Berikutnya, jenazah yang terindentifikasi adalah Fauzi bin Awang, 58 tahun, warga berkebangsaan Kuala Trengganu, Malaysia. Jenazah Fauzi sebelumnya ditemukan di perairan dekat Bali, Rabu pagi.
Ia terindentifikasi dari gigi, medis, dan properti bsrang kepemilikan. Kebetulan, dompet berisi identitas masih terbawa pada jenazah saat ditemukan.
“Saat ini kami bisa mengidentifikasi tiga korban. Satu lainnya masih kami kumpulkan data pelengkap. Kalau terpaksa data tidak terkumpul, kami akan lakukan tes DNA,” katanya.
Korban yang belum teridentifikasi ini merupakan perempuan yang ditemukan di Pantai Pelengkung, TN Alas Purwo pada Kamis, (10/7).






