KabarBaik.co – Tim esports Universitas Jember yang tergabung dalam Unej Dreamteam sukses menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional pada Rabu (7/1).
Mereka berhasil menyabet gelar Juara 1 dalam ajang Honor of Kings Campus Series (KCS) Season 2, sebuah kompetisi esports resmi yang diikuti oleh ratusan perguruan tinggi dari seluruh Indonesia.
Turnamen yang berlangsung sepanjang Oktober hingga Desember ini diselenggarakan secara daring dengan rangkaian babak Group Stage, Playoff, hingga Grand Final yang disiarkan secara langsung. Dalam persaingan ketat tersebut, Unej Dreamteam berhasil menyisihkan berbagai tim unggulan hingga mengukuhkan diri sebagai juara nasional.
Unej Dreamteam diperkuat oleh lima mahasiswa bertalenta, Naufel Kinandana Lovysandhika, Reza Azaria Ardhani, Lutfi Rosyadi, Deo Rian Prayoga, dan Noer Abdy Aptanta Putra. Uniknya, Naufel Kinandana Lovysandhika memegang peran ganda sebagai coach sekaligus pemain yang meracik strategi tim di lapangan.
Perjalanan menuju podium juara tidaklah mudah. Dimulai dari babak kualifikasi yang sengit, tim konsisten menunjukkan performa apik hingga menembus 16 besar dan melaju ke Grand Final.
“Strategi utama kami adalah adaptasi dan kedisiplinan eksekusi. Kami menganalisis data permainan lawan, memaksimalkan draft pick, dan fokus pada penguasaan objektif. Menjaga mentalitas agar tetap tenang di bawah tekanan panggung nasional adalah kunci,” ungkap Naufel.
Sebagai tim yang relatif baru terbentuk, Unej Dreamteam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari manajemen waktu antara perkuliahan dan jadwal latihan, hingga membangun kemistri antarpersonal.
“Bagi kami, kemenangan ini bukan sekadar tentang piala, melainkan pembuktian bahwa mahasiswa Unej memiliki daya saing yang luar biasa di level nasional,” tegas Naufel, Kamis (8/1).
Prestasi ini mendapat apresiasi tinggi dari Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unej, Fendi Setyawan. Ia menyampaikan rasa bangganya sekaligus memberikan tantangan bagi tim untuk terus berkembang.
“Kami sangat bangga atas capaian Unej Dreamteam. Namun, jangan cepat berpuas diri. Tim harus terus melebarkan sayap dan menargetkan prestasi hingga ke panggung internasional,” ujar Fendi.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata potensi besar mahasiswa dalam bidang non-akademik, khususnya esports. Prestasi ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem esports di lingkungan kampus serta memicu lahirnya talenta-talenta muda dari Jember yang siap bersaing di level dunia. (*)








