KabarBaik.co, Pasuruan – Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, meresmikan ruang Unit Gawat Darurat (UGD) 24 jam puskesmas se-Kabupaten Pasuruan di Puskesmas Pohjentrek. Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori, Ketua Komisi IV Andri Wahyudi, Ketua PCNU KH Imron Mutamakkin, Sekda Yudha Triwidya Sasongko dan pejabat Pemkab Pasuruan lainnya.
“Dengan ridho Allah SWT, saya resmikan UGD 24 jam se-Kabupaten Pasuruan,” kata pejabat yang akrab disapa Mas Rusdi itu saat melaunching UGD puskesmas.
Dalam sambutannya, Mas Rusdi menegaskan bahwa keberadaan UGD 24 jam di 33 puskesmas se-Kabupaten Pasuruan menandakan semakin majunya layanan kesehatan daerah. “Contohnya ada kecelakaan yang mengharuskan segera dilarikan ke faskes terdekat, ketika buka 24 jam, pasien bisa segera ditangani dan ini yang diingini masyarakat dari dulu,” tegasnya.
Mas Rusdi berharap dengan seluruh puskesmas memberlakukan UGD 24 jam, maka cakupan layanan kesehatan masyarakat akan semakin luas. Dia mengingatkan agar kualitas layanan dan SDM di semua puskesmas terus ditingkatkan. “Semoga setelah dilaunching ini, jumlah pasien di puskesmas juga makin bertambah dan masyarakat pun juga sangat terbantukan. Jaga kualitas layanan dan SDM nya,” imbuhnya.
Mas Rusdi juga meminta agar seluruh puskesmas berlomba-lomba untuk mensosialisasikan tambahan layanan UGD 24 jam ini secara massive. “Jangan lupa papanisasi yang besar, medsos gembor-gemborkan, layanan posyandu dan ssmuanya disampaikan juga supaya pesannya nyampek di masyarakat,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Pasuruan, dr Arma Roosalina menjelaskan, hadirnya UGD 24 jam merupakan arahan Bupati Rusdi Sutejo dan menjadi bagian dari 33 program prioritas pembangunan Kabupaten Pasuruan.
Menurutnya, fungsi utama UGD tersebut adalah sebagai gerbang utama dalam memastikan akses pertolongan medis segera dan tersedia setiap saat. “Kami sangat berterima kasih karena Pak Bupati Mas Rusdi telah mensupport banyak hal termasuk penyediaan SDM dari OPD lain yang telah memberikan tenaganya untuk difungsikan di 33 puskesmas sebagai driver, tenaga keamanan dan tenaga kebersihan, itu luar biasa,” jelasnya. (*)






