KabarBaik.co, Pasuruan – Desa Wonosari di Kecamatan Gondangwetan kini tengah bersolek, melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127. Sebanyak 11 titik infrastruktur mulai dibangun untuk memenuhi kebutuhan dasar warga mulai dari akses jalan yang mulus hingga sanitasi yang layak.
Kepala Staf Korem (Kasrem) 083/Bdj Letkol Inf Rahmad Cahyo Dinarso, mengungkapkan bahwa fokus utama TMMD tahun ini adalah mempercepat pengadaan fasilitas umum yang sudah lama dinantikan masyarakat setempat.
“Proyeknya beragam, mulai dari pengerasan jalan dengan paving (pavingisasi), perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), pembuatan sumur bor, pembangunan MCK, jembatan, hingga renovasi musala,” urai Letkol Cahyo saat meninjau lokasi, Selasa (10/2).
Tak hanya membangun fisik, TNI juga menyisipkan kegiatan non-fisik berupa penyuluhan dan pendekatan sosial. Letkol Cahyo pun menitipkan pesan agar warga merasa memiliki fasilitas tersebut.
“Kami berharap warga bisa merawat dan menjaga bangunan ini dengan baik, supaya manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka waktu yang lama,” tambahnya.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan memberikan dukungan penuh terhadap program ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasuruan Yudha Triwidya Sasongko, menilai TMMD sebagai jalur cepat untuk membenahi infrastruktur desa yang selama ini sulit dijangkau secara maksimal oleh anggaran rutin.
“Ini adalah bentuk kolaborasi nyata antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan partisipasi aktif masyarakat Desa Wonosari sendiri,” ungkapnya.
Dengan tuntasnya 11 proyek fisik ini, diharapkan roda ekonomi dan aktivitas harian warga menjadi lebih lancar.
“Semoga akses layanan publik semakin mudah. Kita ingin masyarakat langsung merasakan dampaknya, baik dari sisi mobilitas jalan maupun kesehatan melalui air bersih dan sanitasi,” pungkas Yudha.(*)






