Kabarbaik.co – Sebuah rumah yang juga digunakan sebagai toko petasan milik Ahmad Faisol, 44, di Jalan Gatot Subroto, Desa Kutorejo, Kertosono, Nganjuk ludes terbakar.
Kejadian pada Senin (19/1) pagi sekitar pukul 08.10 WIB ini, tidak menimbulkan korban jiwa, namun menyebabkan kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 20 juta.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Nganjuk Imam Ashari mengatakan kebakaran berasal dari percikan api pembakaran sampah di belakang toko yang tertiup angin ke arah petasan yang disimpan di dalam toko.
“Saat pemilik pergi ke kamar mandi setelah membakar sampah, tidak berselang lama terdengar dentuman berkali-kali dan api mulai menyebar ke seluruh bagian toko dan rumah,” ujarnya.

Mengetahui tokonya terbakar, korban berusaha melakukan pemadaman dengan dibantu warga sekitar. Warga lain kemudian menghubungi pihak pemadam kebakaran dan keselamatan regu pos Lengkang yang dilanjutkan ke pusat di Kota Nganjuk.
“Tim Kami tiba di lokasi pada pukul 08.50 WIB setelah menerima laporan pada pukul 08.35 WIB, dan menyelesaikan pemadaman pada pukul 09.20 WIB,” jelas Imam.
Pihak terkait seperti Koramil Kertosono, Polsek Kertosono, perangkat desa, serta warga sekitar turut mendukung penanganan kejadian tersebut. Imam Ashari mengimbau kepada seluruh masyarakat agar waspada dan berhati hati ketika membakar sampah, jangan sampai peristiwa serupa terulang. (*)






