KabarBaik.co, Ngawi – Kecelakaan dua truk terjadi di Ngawi. Kali ini, melibatkan dump truk Hino dengan truk Mitsubishi Canter angkut telur ayam di jalan raya Ngawi–Mantingan KM 08–09, tepatnya masuk Desa Ngale, Paron, Kamis (26/2) sekitar pukul 10.15 WIB.
Insiden itu melibatkan dump truk bernopol N 8321 VW yang dikemudikan Joko Nur Cahyono, 35, warga Kasreman, Ngawi, serta truk pengakut telur bernopol R 8717 ET yang dikemudikan Dimas Axlino Diziana, 22, warga Kota Madiun. Kedua kendaraan sama-sama membawa penumpang saat kejadian berlangsung.
Berdasarkan keterangan di lokasi, semula truk telur melaju dari arah timur ke barat. Di depannya, dump truk Hino melaju searah dan hendak berbelok ke kanan. Pada saat bersamaan, pengemudi truk telur mencoba mendahului kendaraan di depannya.
Namun karena jarak yang sudah terlalu dekat dan kurangnya kehati-hatian kedua pengemudi, tabrakan tidak dapat dihindari. Bagian depan kiri Mitsubishi Canter menghantam sisi kanan depan dump truk Hino hingga menyebabkan benturan keras.
Akibat benturan tersebut, kondisi kepala truk telur mengalami kerusakan parah dan ringsek. Akibat, kendaraan tersebut juga menabrak pohon yang berada di dekat bahu jalan, memperparah kerusakan di bagian depan kendaraan.
Kasat Lantas Polres Ngawi AKP Yuliana Plantika mengatakan kecelakaan diduga terjadi akibat kurangnya kewaspadaan kedua pengemudi saat bermanuver di jalan raya.
“Kecelakaan terjadi saat kendaraan dump truk hendak berbelok ke kanan, sementara truk Canter berusaha mendahului kendaraan yang berada di depanya. Karena jarak terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari,” ujarnya.
Peristiwa tersebut mengakibatkan lima orang mengalami luka-luka. Para korban masing-masing pengemudi dan penumpang dari kedua kendaraan mengalami luka lecet, luka robek, serta nyeri di beberapa bagian tubuh.
Seluruh korban kemudian dievakuasi ke RSI At-Tin Husada Kabupaten Ngawi untuk mendapatkan perawatan medis dan pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, kasus kecelakaan tersebut kini masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi. (*)









