Tugu Jombang Rusak Diterjang Angin Kencang, PUPR Pastikan Struktur Utama Aman

oleh -115 Dilihat
WhatsApp Image 2025 12 12 at 7.42.06 AM
Kondisi Tugu Jombang usai diterjang angin kencang (istimewa)

KabarBaik.co – Kerusakan Tugu Jombang di Kecamatan Bandarkedungmulyo usai diterjang angin kencang dipastikan tidak menyentuh struktur utama bangunan. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang menyebut kerusakan hanya terjadi pada bagian paling atas tugu.

Kepala Bidang Tata Bangunan dan Bina Konstruksi Dinas PUPR Jombang Edy Yulianto mengatakan hasil pengecekan di lapangan menunjukkan kerusakan terjadi pada elemen Aluminium Composite Panel (ACP) beserta rangkanya.

“Kalau dari hasil pengecekan, kerusakannya di bagian paling atas. Struktur utamanya tidak ada masalah, masih aman. Kerusakan hanya pada ACP-nya,” kata Edy, dalam keterangannya Sabtu (13/12).

Menurut Edy, peristiwa tersebut masuk kategori bencana alam karena dampaknya tidak hanya terjadi pada tugu. Sejumlah bangunan lain juga mengalami kerusakan akibat angin kencang.

“Ini bukan hanya di tugu saja, tetapi juga beberapa bangunan lain, termasuk pendopo di Desa Gondangmanis yang roboh. Jadi kami anggap ini bencana puting beliung,” jelasnya.

Edy menambahkan sekitar 4 hingga 6 meter bagian atas tugu memang tidak dilengkapi dengan besi WF (Wide Flange). Kondisi tersebut, kata dia, sudah sesuai dengan desain dan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

“Struktur utama itu hanya sampai pada bagian ACP warna putih. Di atasnya memang berupa rangka plus ACP karena bagian itu berongga. Secara perhitungan dan perencanaan memang tidak ada struktur utama di area tersebut,” terangnya.

Ia menegaskan rangka bagian atas dibuat lebih ringan karena tidak berfungsi menahan beban besar dan telah memenuhi kaidah teknis saat perencanaan awal.

Meski kerusakan dipicu oleh bencana alam, Edy memastikan perbaikan tetap menjadi tanggung jawab penyedia jasa. Pasalnya, proyek pembangunan tugu tersebut masih dalam masa pemeliharaan.

“Iya, tetap menjadi tanggung jawab penyedia,” tegasnya.

Ke depan, PUPR Jombang berencana mengevaluasi desain bagian atas tugu dengan mempertimbangkan potensi bencana angin yang sebelumnya belum diperhitungkan secara khusus.

“Nanti akan kami pertimbangkan perkuatan tambahan pada bagian atas. Secara teknis, rangka sebelumnya sebenarnya sudah cukup kalau kondisi normal, tapi karena ada bencana angin, evaluasinya berbeda. Kami akan minta ada tambahan struktur,” ungkap Edy.

Diberitakan sebelumnya, Tugu Jombang rusak setelah diterjang angin kencang pada Kamis (11/12) sore. Padahal, bangunan senilai lebih dari Rp 1 miliar tersebut belum genap dua bulan selesai dikerjakan. Kerusakan paling parah terjadi di bagian puncak tugu, di mana hiasan besi ulir roboh dan berserakan di sekitar lokasi. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.