KabarBaik.co – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina menutup pelaksanaan Satuan Tugas (Satgas) Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026 dengan kinerja operasional yang terjaga aman dan andal.
Sepanjang periode libur panjang tersebut, PGN memastikan kesiapan infrastruktur, keandalan pasokan, serta respons cepat terhadap dinamika di lapangan guna menjaga kontinuitas penyaluran gas bumi kepada seluruh pelanggan.
Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Hery Murahmanta, mengatakan Satgas Nataru PGN secara intensif berkoordinasi dengan Satgas Nataru Holding Migas Pertamina serta Posko Bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Koordinasi ini dilakukan untuk memastikan penyaluran gas bumi di seluruh wilayah operasi Subholding Gas berjalan sesuai kebutuhan.
“Secara umum, status operasional penyaluran energi Subholding Gas berada dalam kondisi aman. Untuk wilayah Sumatera, PGN masih melanjutkan proses normalisasi pascabanjir. Melalui infrastruktur gas bumi yang tersebar di berbagai wilayah, PGN tetap menjaga penyaluran gas kepada pelanggan komersial dan industri, pelanggan kecil, serta lebih dari 821 ribu pelanggan rumah tangga agar berjalan lancar,” ujar Hery, Senin (19/1).
Selama periode Nataru, rata-rata realisasi niaga gas bumi tercatat mencapai 881 BBTUD. Angka ini meningkat sekitar 11 persen dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya, seiring dengan meningkatnya kebutuhan pelanggan.
Penyaluran gas bumi untuk sektor pembangkit listrik juga berlangsung aman guna mendukung keandalan sistem kelistrikan nasional selama masa libur akhir tahun.
Di sektor transportasi, penyaluran Bahan Bakar Gas (BBG) selama periode Nataru berjalan sesuai dengan proyeksi. Sebanyak 12 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) dan dua Mobile Refueling Unit (MRU) tetap beroperasi, dengan realisasi penyaluran mencapai lebih dari 16 ribu liter setara premium (LSP)
Selain itu, kegiatan pengangkutan gas, penyimpanan dan regasifikasi LNG, serta produksi dan pengiriman LPG berada dalam kondisi aman sesuai kebutuhan operasional. Dari sisi layanan pelanggan, PGN mencatat sekitar 98 persen kasus customer handling berhasil diselesaikan selama periode Nataru, mencerminkan komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas layanan.
Sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN terus memperkuat kesiapsiagaan operasional, meningkatkan sinergi dengan para pemangku kepentingan, serta konsisten menerapkan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE). Langkah ini dilakukan untuk memastikan penyaluran gas bumi tetap andal dan berkelanjutan, sekaligus menjadi wujud komitmen PGN dalam melayani kebutuhan energi masyarakat.






