KabarBaik.co – Universitas Brawijaya (UB) mengambil langkah cepat dalam merespons bencana yang terjadi di wilayah Sumatera dan Aceh. Rektor UB, Prof. Widodo, memastikan kampus siap memberikan bantuan kepada mahasiswa yang keluarganya berada di daerah terdampak.
“UB akan melakukan advokasi bagi mahasiswa yang keluarganya berada di wilayah bencana. Termasuk kemungkinan membantu terkait UKT, selama ada laporan resmi dari mahasiswa,” ujarnya saat acara Anugerah Sabda Budaya di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UB, Rabu (3/11).
Prof. Widodo menegaskan, pihaknya membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk melapor agar kampus dapat memberikan dukungan secara maksimal.
Sementara itu, Wakil Rektor Riset dan Inovasi UB, Prof. Unti Ludigdo, menjelaskan bahwa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah mengoordinasikan sejumlah perguruan tinggi di Jawa untuk berpartisipasi langsung dalam penanggulangan bencana di Sumatera dan Aceh.
“UB menyiapkan proposal keikutsertaan sesuai arahan Kemendikbudristek. Pada 8 Desember 2025, tim UB dijadwalkan berangkat membawa perangkat teknologi inovasi yang bisa diterapkan di daerah bencana,” jelas Prof. Unti.
Menurutnya, bahwa UB juga melibatkan berbagai elemen akademik dalam misi kemanusiaan ini, mulai dari mahasiswa program dokter spesialis, gizi, kesehatan, hingga mahasiswa S1, S2, dan profesi. Selain itu, UB berkolaborasi dengan perguruan tinggi lain, seperti Universitas Muhammadiyah, untuk memperkuat bantuan di lapangan.
Pada tahap awal, tim UB akan diterjunkan ke Kabupaten Agam wilayah Sumatera Barat. Meski akses menuju lokasi relatif sulit, jalur darat masih dapat ditembus oleh tim. “Hari ini persiapan dilakukan, dan sebanyak 45 mahasiswa akan diberangkatkan bersama perangkat yang kami miliki,” tambahnya.
Dengan dukungan sumber daya manusia, teknologi, serta koordinasi lintas perguruan tinggi, UB menegaskan komitmennya untuk hadir langsung membantu masyarakat di wilayah bencana sekaligus memastikan mahasiswa terdampak mendapatkan perlindungan dan advokasi dari kampus. (*)








