KabarBaik.co, Jember – Universitas Jember (Unej) berkomitmen memperketat pengamanan di lingkungan kampus dengan meningkatkan frekuensi patroli petugas keamanan (satpam).
Langkah ini diambil sebagai respons atas beredarnya video asusila berdurasi 23 detik yang diduga terjadi di area kampus dan viral di media sosial.
Wakil Ketua Humas Unej Iim Fahmi Ilman menyatakan bahwa pihak kampus akan fokus pada tindakan preventif untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
“Kami akan memperbanyak frekuensi patroli ke wilayah-wilayah yang ditengarai rawan dijadikan lokasi beraktivitas yang melanggar norma,” ujar Iim Selasa (24/2).
Selain memperketat penjagaan, pihak rektorat tengah melakukan penelusuran untuk mengidentifikasi oknum dalam video tersebut. Iim menegaskan bahwa sanksi tegas menanti jika pelaku terbukti merupakan mahasiswa aktif Unej.
“Jika pelakunya adalah mahasiswa kami, tentu akan diberikan sanksi sesuai dengan regulasi dan kode etik yang berlaku,” tegasnya.
Iim juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden ini. Menurutnya, tindakan tidak senonoh tersebut sangat mencederai citra institusi pendidikan tinggi.
“Kami sangat menyesalkan kejadian ini dan berharap hal serupa tidak terulang di masa mendatang,” pungkasnya. (*)








