KabarBaik.co – Ledakan bom ikan (bondet) yang terjadi di rumah Sundari, warga Ngepoh, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, Rabu (20/8) lalu, hingga kini ditangani polisi. Satreskrim Polres Pasuruan terus mengembangkan penyelidikan dengan menemukan bondet di lokasi dan beberapa barang bukti lainnya.
Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Adimas Firmansyah mengungkapkan, hingga saat ini proses penyelidikan terus dilakukan. Terutama mengejar penyuplai bahan peledak yang digunakan korban. Dalam peristiwa itu, Muhammad Mustofa (28), cucu pemilik rumah menjadi korban ledakan.
“Kita dalam penyelidikan pelaku penyuplai bahan peledak yang selama ini digunakan korban untuk membuat bondet,” kata Adimas, Jumat (22/8). Menurutnya, kasus ini terus menjadi perhatian seiring korban yang merupakan daftar pencarian orang (DPO) kasus curanmor. Dia diketahui sering menakuti orang lain dengan lemparan bondet.
“Ini akan terus dikejar soalnya korban juga pelaku curanmor yang sering beraksi dengan lemparan bondet,” jelas Adimas. Saat ini Muhammad Mustofa masih mendapat perawatan medis di RSUD Bangil. Kondisi luka bakarnya mencapai 90 persen ditambah luka putus pergelangan tangan. (*)








