KabarBaik.co, Solo- Atmosfer panas GOR Sritex Arena, Solo, Kamis (9/4), menghadirkan dua drama yang bertolak belakang. Satu tentang mental juara yang belum tergoyahkan, dan satu lagi tentang harapan yang pupus di detik akhir.
Jakarta LavAni Livin Transmedia kembali membuktikan diri sebagai tim yang sulit ditaklukkan. Sempat tertinggal cukup jauh, tim voli putra yang didirikan SBY itu sukses bangkit dan membalikkan keadaan untuk menundukkan Jakarta Bhayangkara Presisi dengan skor 3-1.
Kemenangan tersebut sekaligus menjaga rekor tak terkalahkan LavAni sepanjang final four Proliga 2026. Tiga kali main, tiga kali menang dengan mengalahkan semua peserta final four lainnya.
Asisten pelatih LavAni, Erwin Rusni, menegaskan bahwa kemenangan dramatis ini tidak membuat timnya terlena. Dia menyebut pertandingan tersebut sebagai duel berimbang yang bisa saja berakhir berbeda. “Alhamdulillah, bersyukur masih diberi kemenangan. Itu tadi laga yang peluangnya 50:50,” ujarnya dalam sesi konferensi pers usai laga.
Di bawah arahan pelatih David Lee, LavAni menunjukkan ketenangan luar biasa. Terutama saat menghadapi situasi genting seperti deuce di set pertama. Ketertinggalan demi ketertinggalan justru menjadi bahan bakar untuk bangkit hingga akhirnya mengunci kemenangan. Kehadiran Georg Grozer, pemain anyar asal Jerman yang didatangkan di sesi final four, cukup sukses mewarnai kemenangan itu.
Sementara itu, di laga sebelumnya, cerita berbeda dialami Gresik Phonska Plus Indonesia. Mereka harus menelan kekalahan pahit 1-3 dari Jakarta Pertamina Enduro, walaupun sempat membuka peluang untuk bangkit.
Tim asuhan Alessandro Lodi hampir memaksakan laga ke set penentuan setelah menunjukkan perlawanan sengit di set keempat. Dari posisi tertinggal 15-19, mereka berhasil menyamakan skor hingga 23-23. Namun, kurangnya ketenangan di poin-poin krusial membuat peluang itupun sirna.
Pertamina Enduro tampil lebih matang di momen akhir dan sukses menutup pertandingan. Meski kecewa, Lodi tetap menunjukkan sikap sportif. Pelatih asal Italia itu bahkan sempat berkelakar bahwa dirinya akhirnya “mengalahkan kekalahan,” mencoba mencairkan suasana setelah hasil yang menyesakkan.
Dua pertandingan tersebut menjadi gambaran jelas bahwa di panggung final four, bukan hanya teknik yang diuji, tetapi juga mental dan ketahanan di saat-saat paling menentukan. Dan, laga Proliga 2026 masih cukup panjang untuk menentukan siapa yang layak untuk membawa pulang mahkota, (*)
Klasemen Final Four Proliga 2026 (Per 9 April 2026)
Putra
- Jakarta LavAni Livin’ Transmedia – 3 main, 3 menang, 9 poin
- Jakarta Bhayangkara Presisi – 3 main, 2 menang, 6 poin
- Surabaya Samator – 2 main, 0 menang, 0 poin
- Jakarta Garuda Jaya – 2 main, 0 menang, 0 poin
Putri
- Jakarta Pertamina Enduro – 3 main, 2 menang, 7 poin
- Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia – 3 main, 2 menang, 6 poin
- Jakarta Electric PLN Mobile – 2 main, 1 menang, 2 poin
- Jakarta Popsivo Polwan – 2 main, 0 menang, 0 poin
Jadwal Final Four Seri Solo – GOR Sritex Arena (Jumat 10 April 2026)
- 16.00 WIB – Putri: Jakarta Electric PLN vs Jakarta Popsivo Polwan
- 19.00 WIB – Putra: Surabaya Samator vs Jakarta Garuda Jaya







