KabarBaik.co, Bojonegoro – Perombakan besar-besaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menyisakan pekerjaan rumah baru. Sebab, hingga kini sejumlah jabatan strategis di tubuh organisasi perangkat daerah (OPD) masih belum terisi secara definitif.
Tercatat lima posisi penting saat ini mengalami kekosongan pimpinan, mulai dari kepala OPD hingga Sekretaris DPRD (Sekwan). Pemerintah daerah memastikan kekosongan tersebut akan segera diisi melalui mekanisme seleksi terbuka atau lelang jabatan.
Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Aparatur BKPP Bojonegoro, Daniar Surya Adi Permana, menegaskan bahwa pengisian jabatan kosong menjadi perhatian serius agar roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan optimal. Untuk sementara waktu, posisi yang kosong akan diisi oleh pejabat pelaksana tugas (Plt).
“Pengisian jabatan akan dilakukan melalui lelang terbuka sesuai ketentuan yang berlaku. Tujuannya agar tidak terjadi kekosongan terlalu lama dan pelayanan kepada masyarakat tetap maksimal,” ujar Danear, Kamis (29/1).
Adapun lima jabatan yang hingga kini belum memiliki pejabat definitif meliputi Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida), Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Inspektur Daerah, serta Sekretaris DPRD (Sekwan).
Kondisi ini terjadi setelah Pemkab Bojonegoro sebelumnya melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan terhadap 201 pejabat struktural dan fungsional, Rabu (28/1) kemarin. Pelantikan tersebut digelar di kawasan wisata Geopark Kayangan Api, Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem.
Ratusan pejabat yang dilantik terdiri dari Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, hingga Pejabat Fungsional Tertentu di lingkungan Pemkab Bojonegoro. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono. (*)






