Very Ahmad, Santri Lirboyo yang Memilih Jadi Jembatan Keadilan untuk Masyarakat Melalui LBH

oleh -56 Dilihat
Very Ahmad (Agus Kuncoro)

KabarBaik.co, Nganjuk – Langit cerah, secerah keadilan yang diidamkan masyarakat, menyelimuti sebuah rumah yang berdiri kokoh di tepi jalan raya penghubung Nganjuk dan Kediri. Halaman luas dengan suasana asri itu memberikan kesan sejuk dan terawat, sementara pagar besi yang kokoh menjaga privasi tanpa mengurangi kesan ramah.

Masuk ke dalam, ruang kerja yang dirancang dengan cermat menyambut, meja kerja kayu besar yang rapi, rak buku yang penuh dengan referensi hukum dan naskah kitab kuning ala santri, serta sistem pencahayaan alami dari jendela lebar membuat setiap sudut ruangan terasa nyaman dan kondusif untuk menangani berbagai kasus hukum yang datang dari seluruh pelosok wilayah.

“Rumah ini bukan hanya tempat tinggal saya dan keluarga, tetapi juga pintu gerbang bagi mereka yang membutuhkan akses keadilan. Saya sengaja memilih lokasi di tepi jalan raya agar mudah ditemukan oleh siapa saja yang membutuhkan bantuan,” ujar Very Ahmad SH MH saat berbincang dengan KabarBaik.co, Minggu (15/2),

Pengacara asal Desa Jogo Kecamatan Pace yang kini menjadi bagian dari LBH Ansor Nganjuk ini menceritakan pengalaman panjangnya sebagai santri di Pondok Pesantren Lirboyo Kota Kediri. Pengalaman itu telah membentuk prinsip hidupnya untuk selalu memberikan yang terbaik bagi sesama.

Setiap pagi, sebelum memulai aktivitas kerja, Very Ahmad selalu menyempatkan diri untuk berjalan-jalan di halaman luasnya sambil merenungkan kasus-kasus yang akan ditangani

Kadang kala, ia juga menggunakan halaman tersebut untuk bertemu dengan masyarakat yang datang dari desa terpencil, maupun daerah lain, terutama ketika mereka merasa lebih nyaman berbicara di luar ruangan.

Banyak warga tidak mampu yang datang dengan berbagai permasalahan, mulai dari sengketa tanah warisan, perlindungan hak pekerja, pidana umum, hingga kasus konflik keluarga yang membutuhkan sentuhan hukum yang adil dan penuh empati.

“Saat masih menjadi santri di Lirboyo, kiai saya selalu mengajarkan bahwa ilmu yang kita dapatkan harus dipergunakan untuk membantu orang banyak. Kata-kata itu seperti sebuah janji yang harus saya tepati setiap hari,” jelasnya saat sedang menata berkas kasus yang akan diajukan ke pengadilan.

Buku-buku hukum yang tersusun rapi di rak belakangnya menjadi saksi bisu akan dedikasinya yang tak pernah pudar untuk memahami setiap aspek peraturan yang ada.

Dukungan yang tak terbatas dari istri dan kedua anaknya menjadi pijakan kuat dalam menjalankan misi ini. Meskipun jelas bahwa bantuan hukum melalui LBH Ansor tidak memberikan penghasilan yang besar seperti praktik hukum komersial, keluarga besarnya melihat bahwa kontribusi Very Ahmad bagi masyarakat adalah bentuk ibadah yang berharga.

“Istri saya sering bilang, ‘Kita tidak akan kekurangan rezeki selama tangan kita terus terbuka untuk membantu orang lain. Dukungan mereka membuat saya lebih semangat menjalankan tugas ini,” ucapnya dengan senyum hangat.

Tak jarang, ruang kerja yang nyaman itu menjadi tempat berkumpulnya beberapa pengacara muda yang ingin belajar tentang praktik hukum sosial. Very Ahmad dengan senang hati berbagi ilmu dan pengalamannya, mengingatkan mereka bahwa profesi pengacara bukan hanya tentang mencari keuntungan finansial, tetapi juga tentang memastikan bahwa setiap orang memiliki akses yang sama terhadap keadilan.

“Ke depannya, saya berencana menggunakan halaman rumah ini untuk mengadakan sosialisasi hukum secara berkala. Saya ingin masyarakat lebih memahami hak dan kewajiban mereka, sehingga tidak mudah terjebak dalam masalah yang bisa dihindari,” pungkasnya sambil melihat ke arah langit yang masih cerah, dengan harapan bahwa keadilan yang diidamkan semua orang akan selalu bersinar terang seperti cahaya matahari di siang hari. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.