Video Aksi Pengeroyokan Antar Pemuda Viral, Ini Langkah Satreskrim Polres Pasuruan Kota

oleh -3098 Dilihat
WhatsApp Image 2024 12 01 at 16.13.52
Satreskrim Polres Pasuruan Kota mengklarifikasi video viral yang menunjukkan aksi dugaan pengeroyokan. (Foto: Zia Ulhaq)

KabarBaik.co – Satreskrim Polres Pasuruan Kota bertindak cepat melakukan penyelidikan dan memberikan klarifikasi terkait video viral yang menunjukkan aksi dugaan pengeroyokan oleh sekelompok pemuda di depan Indomaret Petamanan, Kota Pasuruan. Video tersebut telah menarik perhatian publik dan memicu berbagai spekulasi.

Menurut hasil penyelidikan, insiden ini terjadi di Indomaret Fresh Dr. Wahidin Sudiro Husodo pada Sabtu lalu (30/11). Berdasarkan olah TKP, analisis rekaman CCTV, serta penyelidikan lebih lanjut, Satreskrim Polres Pasuruan berhasil mengidentifikasi beberapa orang yang terlibat. Termasuk korban dalam video tersebut yang diketahui berinisial FED (pelajar SMA) 17 tahun dan MF (pelajar SMP) 14 tahun asal Kota Pasuruan.

Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota Iptu Choirul Mustofa menyatakan, meskipun korban tidak ingin melaporkan kejadian tersebut karena mereka masalah ini sudah selesai, Satreskrim Polres Pasuruan Kota tetap akan mengambil tindakan lebih lanjut. Sebab, video tersebut telah menyebar luas di media sosial.

“Penyidik akan memanggil para pelaku yang teridentifikasi dalam video tersebut melalui koordinasi dengan pihak sekolah untuk dilakukan pembinaan. Langkah ini kami ambil untuk mencegah kejadian serupa terulang dan memberikan edukasi kepada para pelaku mengenai dampak perbuatannya,” ucap Choirul.

Saat dimintai keterangan oleh penyidik, korban FED mengakui bahwa kejadian tersebut dipicu oleh masalah pribadi terkait hubungan dengan seorang wanita. Korban juga memastikan tidak mengalami luka-luka dan menegaskan bahwa masalah tersebut sudah dianggap selesai secara pribadi. “Ini hanya masalah pribadi, sehingga kami tidak ingin memperpanjang masalah ini karena sudah selesai di antara kami,” kata korban.

Choirul menegaskan, insiden tersebut merupakan konflik pribadi di antara sejumlah pelajar. Bukan aksi yang melibatkan kelompok gangster sebagaimana dispekulasikan beberapa pihak. ”Satreskrim Polres Pasuruan Kota akan tetap berkomitmen untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum kami,” tegas Choirul.

Dia juga mengimbau semua pihak, terutama orang tua dan pihak sekolah, untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, baik di dalam maupun di luar sekolah. Dengan langkah ini, diharapkan masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak akurat. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Zia Ulhaq
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.