Viral Patung Macan Putih di Kunjang Kediri, Disebut Bentuknya Unik dan Lucu

oleh -533 Dilihat
Screenshot 2025 12 28 152554
Patung Macan Putih di Kediri yang disebut unik dan lucu

KabarBaik.co – Sebuah patung macan putih di Desa Balongjeruk, Kunjang, Kabupaten Kediri, mendadak jadi bahan perbincangan. Bukan karena kemegahannya, melainkan karena bentuknya yang dianggap ‘unik’ dan berbeda dari bentuk macan pada umumnya.

Dalam hitungan hari, patung itu viral di media sosial dan memancing beragam komentar warganet. Warganet menganggap patung tersebut berbeda dan cenderung lucu karena bentuknya tidak seperti macan.

Di balik ramainya perbincangan, patung macan putih itu ternyata menyimpan cerita panjang tentang legenda desa. Kepala Desa Balongjeruk, Safii, menyebut macan putih bukan sekadar hiasan, melainkan simbol yang sudah lama hidup dalam kisah warga setempat.

“Sejak dulu ada cerita dari para sesepuh. Salah satunya Mbah Maskam, tokoh masyarakay di sini, yang sering menyampaikan bahwa Desa Balongjeruk ini ‘dimomong’ macan putih,” tutur Safi’i, Minggu (28/12).

Cerita serupa, menurutnya, juga pernah disampaikan sejumlah tokoh lama, termasuk kepala desa pada era tahun 98nan

Berangkat dari cerita itulah, warga bersama pemerintah desa bersepakat menghadirkan patung macan putih sebagai ikon desa. Safi’ipun menegaskan, pembangunan patung tersebut sama sekali tidak menggunakan dana desa.

“Ini murni dana pribadi saya, totalnya Rp 3,5 juta. Untuk pemborong dan alas patung sekitar Rp 2 juta, sisanya untuk bahan,” ujarnya.

Namun, Safi’i menyadari hasil patung tersebut justru menuai beragam respons. Kritik dan candaan bermunculan, terutama di media sosial. Ia mengaku tak keberatan, bahkan memilih merespons dengan kepala dingin.

“Saya mohon maaf kalau keberadaan patung ini bikin gaduh. Tapi saya juga berterima kasih atas semua perhatian dan masukan yang diberikan,” katanya.

Viralnya patung macan putih ini pun berujung pada keputusan baru. Safi’i memastikan patung tersebut akan diganti dengan desain yang lebih estetik dan mendekati karakter macan sesungguhnya. Pemesanan patung pengganti sudah dilakukan kepada perajin di wilayah Ngadiluwih.

“Ukurannya tetap sama, panjang 1,5 meter dan tinggi 1 meter. Target kemiripannya minimal 90 persen. Kalau tidak sesuai kesepakatan, bisa dibatalkan,” jelasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Calvin Budi Tandoyo
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.